Rabu, 13 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Sabtu, 02 Nov 2019, 12:00:12 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Curhat Atlet Yang Tak Menerima Gaji Karena Cabor Dicoret dari PON 2020 - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Rencana penghentian gaji bagi atlet 10 cabor puslatda Jawa Timur mulai bulan ini terasa seperti bencana. Bikin pusing bukan main. Apalagi, sebagian besar di antara mereka menggantungkan penghidupan dari profesi atlet. Tidak punya pekerjaan lain atau usaha. Gaji dari KONI Jatim adalah sumber penghasilan satu-satunya.

Misalnya yang dialami Yulius Dwi Cahya Kusuma, petenis meja yang menghuni puslatda sejak 2013. Dihapusnya tenis meja dari PON XX/2020 Papua saja sudah bikin resah. Ditambah rencana KONI Jatim yang menghentikan gaji ke atlet. Ketika dihubungi kemarin, Julius –sapaan akrabnya– sedang berada di Trenggalek.



’’Saya belum tahu soal itu (penghentian gaji, Red). Tapi jujur, ya pasti ngefek banget buat kehidupan saya. Apalagi, gaji puslatda itu gaji pokok buat keluarga,’’ ungkapnya ketika dihubungi. ’’Saya nggak bisa menyalahkan KONI Jatim juga. Tapi, barangkali KONI punya solusi untuk 10 cabor itu terus diadakan latihan dan dapat gaji tiap bulan,’’ harapnya.

Sejak rumor pengurangan cabor PON mengemuka, Julius mengurungkan niat memboyong istrinya untuk tinggal bersama. Sejak menikah pada Desember 2018, dia dan istri masih menjalani hubungan jarak jauh Surabaya-Lombok. Sebab, jika tenis meja ditiadakan, aliran dana dari KONI pasti tersendat. Padahal, dia butuh untuk sewa rumah. Eh, ternyata yang dia takutkan benar-benar terjadi.

’’Ini mendadak sekali. Kami training camp sejak 2017. Tiba-tiba 2019 dikabarkan nggak ada. Ya pasti kaget buat kami yang full aktivitasnya di olahraga,’’ curhat Julius. Beruntung, dia masih bisa mencari uang dari mengikuti kejuaraan. ’’Kalau tenis meja, sebulan dua sampai tiga kali pasti ada kejuaraan. Cuma nggak pasti (nominalnya, Red),’’ tambah peraih perak PON 2016 Jabar itu.

Atlet bridge Mukhiban Dharma Bhakti juga sangat terpukul dengan penghentian gaji. Dia tidak sanggup kehilangan gaji puslatda sekitar Rp 5 juta per bulan. Sebab, itu satu-satunya mata pencaharian atlet 54 tahun tersebut. Bagi dia, jumlah itu besar.

’’Masalah rezeki memang urusan yang Di Atas (Tuhan). Tapi, yang pasti kesempatan bertanding atas nama Jawa Timur sementara berhenti kalau tidak ada support dari KONI,’’ sambat Mukiban.

Meski cabornya sudah pasti dicoret, atlet kelahiran Jogjakarta tersebut tetap berlatih. Hanya, tentu berbeda rasanya jika latihan itu punya tujuan yang jelas seperti untuk PON.

Seluruh atlet cabor yang terkena rasionalisasi masih menaruh harapan besar untuk bertanding di PON. Jika tidak di Papua, opsi memakai venue di provinsi lain juga akan mereka terima. Pokoknya mereka bisa berpartisipasi dalam multievent empat tahunan itu. Saking berharapnya, balap sepeda masih terus menggeber latihan bersama.

’’Kalau memang keputusan KONI seperti itu, kami akan terima walau dengan berat hati,’’ tutur Sugeng Tri Hartono, pelatih balap sepeda Jatim. ’’Kami sudah komitmen dengan teman-teman pelatih dan atlet untuk menggelar puslatda mandiri. Gimana caranya latihan yang sudah berjalan selama tiga tahun ini harus tetap ada,’’ lanjutnya.

Sugeng dkk akan terus berlatih sampai ada putusan hitam di atas putih soal pencoretan cabor. ’’Kalau sudah nggak bisa lagi diakomodasi, anak-anak akan dikembalikan ke daerah masing-masing,’’ kata Sugeng.

KATA MEREKA

“Pasti ngefek banget buat kehidupan saya. Apalagi, gaji puslatda itu gaji pokok buat keluarga.’’

Yulius Dwi Cahya Kusuma, atlet tenis meja

“Kalau sudah nggak bisa lagi diakomodasi, anak-anak akan dikembalikan ke daerah masing-masing.’’

Sugeng Tri Hartono, pelatih balap sepeda

“Kini hilang juga kesempatan atlet untuk menunjukkan prestasi di tingkat nasional.’’

Mukhiban Dharma Bhakti, atlet bridge




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, Curhat Atlet Yang Tak Menerima Gaji Karena Cabor Dicoret dari PON 2020

Tag: News



Tolak Dewan Pengawas, ICW: Bentuk Intervensi Pemerintah ke KPK - Gudang Berita Viral Tolak Dewan Pengawas, ICW: Bentuk Intervensi Pemerintah ke KPK
Rabu, 13 Nov 2019, 12:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Cantiknya Jennifer Lopez dengan Gaya Rambut Blonde yang Segar - Gudang Berita Viral Cantiknya Jennifer Lopez dengan Gaya Rambut Blonde yang Segar
Rabu, 13 Nov 2019, 12:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Ledakan di Polrestabes Medan, LPSK Bantu Penanganan Medis - Gudang Berita Viral Ledakan di Polrestabes Medan, LPSK Bantu Penanganan Medis
Rabu, 13 Nov 2019, 12:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print