Kamis, 17 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Rabu, 09 Okt 2019, 14:00:07 WIB, 5 View Tim Redaksi, Kategori : News
Cerita Maggie Hutauruk-Eddy Membawa Kaus Segitiga Biru ke NYFW - Gudang Berita Viral

Kalau sudah cinta, sulit pindah ke lain hati. Istilah zaman sekarang bucin, budak cinta. Mungkin istilah itu cocok disematkan kepada Maggie Hutauruk-Eddy. Bucin fashion sejak kecil. Bedanya, cintanya berdampak positif. Salah satu karyanya menjadi sorotan di New York Fashion Week (NYFW) Spring/Summer 2020.



TANGGAL cantik itu, 09092019 (9 September 2019), menjadi hari istimewa bagi Maggie. Namanya tercatat mewakili Indonesia sebagai penampil koleksi di New York Fashion Week (NYFW) Spring/Summer 2020.

Rasa deg-degan menyelimuti hati desainer kelahiran Jakarta tersebut. Tim NYFW hanya memberinya waktu sebulan untuk merancang karya. Fashion karya Maggie terkenal nyentrik, simpel, dan tidak neko-neko, tetapi stand out.

Alumnus Chestnut Hill College (Fine and Studio Arts) Rhode Island School of Design (BFA Fashion/Apparel Design), AS, itu mempersembahkan 12 set busana. Perinciannya, sembilan busana perempuan dan tiga pakaian pria. Tajuk yang dia pilih adalah Vivify the Block yang berarti menggambarkan kebebasan dalam berkarya. Ada padu padan dengan kearifan lokal dari tenun Makassar yang ditampilkan.

Ternyata salah satu karyanya berhasil mencuri perhatian. Masih ingat kan dengan foto yang menampilkan model mengenakan pakaian bertulisan: Segitiga Biru? Itulah karya Maggie. Koleksinya menjadi buah bibir.

Saat sang model berlenggang di runway NYFW, dia mengungkapkan bahwa tamu-tamu tidak sadar yang ditampilkan berbahan karung tepung. Sebab, fashion is fashion. Tidak memandang ras atau etnis sekali pun.

Maggie Hutauruk-Eddy. (Imam Husein/Jawa Pos)

Ketika ditanya tentang ide kaus Segitiga Biru tersebut, mimik wajah Maggie berubah. Dia menahan tawa. ’’Karena waktunya mepet banget ya, bok. Segitiga Biru itu terinspirasi ketika Mbak Sum (asisten rumah tangga/ART, Red) datang dari pasar bawa karung bertulisan Segitiga Biru,’’ kenangnya saat ditemui di 2Madison Avenue Gallery di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada 27 September lalu.

Meski waktu mepet, hasil karya harus tetap apik. Saking mepetnya, tidak ada kesempatan untuk menyablon. Padahal, dia butuh visual yang bagus. Dia meminta ART-nya mengeluarkan semua karung di dapur. Maggie mengkurasi satu per satu karung tersebut. ’’Acak banget pokoknya waktu itu. Beneran,’’ ucapnya, lalu tertawa.

Meski menampilkan Segitiga Biru, Maggie tak lantas mendapat support dana dari perusahaan terkait. Dia justru tidak berafiliasi dengan perusahaan mana pun saat membuat koleksi tersebut. Begitu tiba kembali di Jakarta, Maggie menerima banyak pesan di WhatsApp dan direct message di Instagram. Dia tidak menyangka banyak orang yang membicarakan karyanya. ’’Nothing to lose. Tidak ada ambisi apa pun karena aku hanya ingin berkarya,’’ tuturnya, lantas tersenyum.

Ilya S. Savenok/Getty Images for Indonesian diversity SS20 Collection/AFP.

Beberapa perusahaan juga mengirimkan pesan singkat kepada perempuan yang pernah mengenyam pendidikan di Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI) bergelar MBA business management tersebut. Mereka menawarkan logo produk lain yang mungkin bisa diolah menjadi item fashion di tangan dingin Maggie. Namun, perempuan yang berulang tahun setiap 31 Maret itu tidak membatasi diri dalam berkarya. Dia ingin bebas. ’’Tapi, aku belum bisa dilabeli desainer sustainable fashion lah, masih jauh dan PR aku masih banyak. Aku juga berniat menekuninya dengan lebih serius,’’ papar perempuan yang baru saja menjalani operasi pengangkatan tumor tiroid itu.

Menurut dia, pekerja yang bergelut di dunia kreatif seperti dirinya perlu keluar dari zona nyaman. ’’Memanfaatkan dengan bijak apa yang ada di sekitar kita. Tidak perlu malu. Serius. Aku tipe orang yang suka apa di sekitarku aku pakai,’’ jelas Maggie.

Maggie Menjawab Cepat

Monokrom atau neon?

Neon, biar langsung kelihatan dari jauh.

Outer atau no outer?

Outer, biar langsung keren, sekalipun di dalamnya pakai kaus lama tak masalah deh.

Suka dibilang gila atau waras?

Gila, karena kalau ingin berada di dunia kreatif perlu predikat gila.

Kalau lagi marah, lebih suka makan atau jalan?

Jalan, karena Maggie senang sekali traveling untuk belajar dan cari inspirasi.

Gagal sekarang atau nanti?

Gagal sekarang, supaya langsung tahu apa yang harus diperbaiki ke depan.

Tiga Hal tentang sang Desainer

Bekerja dengan cara organik, bukan dengan rumusan baku. Tidak suka hal-hal yang berbau instan.

Ingin bisa berkontribusi di dunia seni dan desain Indonesia.

Tak suka kegiatan seremonial atau birokrasi.

Ilya S. Savenok/Getty Images for Indonesian diversity SS20 Collection/AFP.



Sumber: jawapos.com

Tag: News



Pakai Rompi Oranye dan Tangan Diborgol, Wali Kota Medan Bungkam - Gudang Berita Viral Pakai Rompi Oranye dan Tangan Diborgol, Wali Kota Medan Bungkam
Kamis, 17 Okt 2019, 08:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Sikap Suami Ketika Istri Kelelahan  - Gudang Berita Viral Sikap Suami Ketika Istri Kelelahan
Kamis, 17 Okt 2019, 08:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 PBB juga Cemaskan Dampak Perang Tarif AS dan Eropa  - Gudang Berita Viral PBB juga Cemaskan Dampak Perang Tarif AS dan Eropa
Kamis, 17 Okt 2019, 08:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print