Rabu, 13 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Minggu, 27 Okt 2019, 16:00:10 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Cepatnya Regenerasi, Adakah Budaya Senioritas di Dunia Modeling? - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Regenerasi atau perputaran orang di dunia model begitu cepat. Seorang model harus terlihat muda, menarik, dan memiliki tubuh yang proporsional di atas runway. Termasuk faktor usia juga menjadi salah satu syarat utama sebagai model.

Biasanya, seorang model memulai dan menapaki karirnya sejak usia sangat belia dari usia belasan tahun. Dan mereka harus ‘pensiun’ atau berhenti dari dunia model, maksimal usia 27-30 tahun. Rentang waktu yang tak bisa panjang itu, membuat regenerasi kehidupan seorang model begitu cepat datang dan silih berganti.



“Banyak yang bilang 25 tahun sudah harus pensiun. Tapi ada juga yang sudah usia 30 tahun punya anak tapi bisa merawat tubuhnya, masih ada juga yang jalan di runway,” kata Brand Ambassador Jakarta Fashion Week Juwita Rahmawati kepada gudangberitaviral.com baru-baru ini.

Brand Ambassador Jakarta Fashion Week Juwita Rahmawati saat wawancara dengan gudangberitaviral.com di Jakarta, Kamis (17/10/2019). (Foto: Dery Ridwansah/ gudangberitaviral.com)

Regenerasi yang begitu cepat, membuat para model terus datang silih berganti. Menurut Juwita yang sudah memulai dunia model sejak tahun 2004-2005, ketika itu situasi senioritas memang sedikit banyak terjadi. Meski begitu, seiring berjalannya waktu, senioritas di kalangan dunia model kini sudah semakin pudar.

“Biasanya di dalam dunia kerja di manapun senioritas ada ya. Di angkatan saya, ketika saya masih junior memang ada (senioritas). Tapi entah kenapa di angkatan saya, ingin hapusin senior-junior. Jadi sekarang kami sama adik-adik welcome banget. Dulu itu saat mau lewat di antara para supermodel takut banget ya,” kata Juwita.

Juwita mengakui edukasi terus dilakukan kepada para junior atau generasi baru supaya mereka tetap rendah hati dan menghormati para pendahulunya. Selain itu, seorang model tetap harus disiplin dan menjaga sikapnya.

“Kami kakak-kakak yang sayang dan dekat sama adik-adik pasti kasih tahu. Yang memang tergabung dalam satu agensi pasti kami bilang, kami kasih masukan bahwa dunia ini kompetitif, selalu support lah. Harus disiplin, jaga badan, dan jaga attitude. Karena dunia model itu kecil banget, sekali attitudenya jelek gimana mau mempertahankan jadi model. Karena menurut saya, menjadi model lebih mudah dibanding mempertahankan diri menjadi model,” ujarnya.

Juwita kelahiran 1988 yang kini sudah sudah senior, sesekali merasa terbawa perasaan alias baper di kala melihat junior yang masih muda dengan postur tubuh ramping dan semampai. Dia berkaca kepada para model muda di mana dulu dia mengawali karirnya.

“Bikin baper ya lumayan sih (lihat junior) tapi ya tetap harus pede. Menurut saya, modeling itu pekerjaan karir yang baik tp enggak bisa jadi main job. Itu batu loncatan. Jadi ketika masanya sudah selesai, enggak kaget,” tuturnya.

Devona Cools dan Axel Jan Thierry Leijen sebagai JFW 2020 Icons. (Instagran Devona Cools)

Semakin pudarnya senioritas juga diakui para model muda seperti Devona Cools dan Axel Jan Thierry Leijen sebagai JFW 2020 Icons. Mereka menilai selama para model baru bisa menjaga sikap dan saling menghormati seniornya, maka para model akan mendapat nilai yang positif. Menurut mereka, kini zamannya sudah semakin terbuka dan memudahkan mereka untuk bisa berbaur bersama para model senior.

“Santai sih yang penting respectful. Kalau apa-apa manggilnya ‘kak, permisi kak’. Atau menawarkan sesuatu ke mereka, dan tetap sopan saja sih,” kata Devona.

“Sekarang sudah enggak ada senioritas. Dulu banyak, sekarang lebih terbuka dan santai,” tambah Axel.

Baik Devona maupun Axel juga berjanji menanamkan diri tak mau memberlakukan jiwa senioritas di dalam diri mereka. Mereka tak akan memperlakukan para model baru lainnya nanti sebagai junior. Akan tetapi semua orang, kata mereka, punya kedudukan setara sesuai dengan kapasitas masing-masing.

“Tetap rendah hati dan melihat orang sama saja. Ada anak baru pun nanti kami enggak akan lihat mereka beda. Bully tak ada di dunia model, paling hanya jahil yang bercanda. Apalagi body shaming, di kalangan angkatan kami sih enggak ada ya dan enggak akan menerapkan hal itu pada model baru nanti,” tutup Axel dam Devona.




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, Cepatnya Regenerasi, Adakah Budaya Senioritas di Dunia Modeling?

Tag: News



 Bursa Saham AS Kurang Yakin Pernyataan Trump  - Gudang Berita Viral Bursa Saham AS Kurang Yakin Pernyataan Trump
Rabu, 13 Nov 2019, 06:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Ini Tuduhan Terbaru Trump tentang Kecurangan China  - Gudang Berita Viral Ini Tuduhan Terbaru Trump tentang Kecurangan China
Rabu, 13 Nov 2019, 06:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Kalah dari Persib, Ini Komentar Pelatih Arema FC  - Gudang Berita Viral Kalah dari Persib, Ini Komentar Pelatih Arema FC
Rabu, 13 Nov 2019, 06:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print