Kamis, 17 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 26 Sep 2019, 18:00:05 WIB, 6 View Tim Redaksi, Kategori : Bisnis
 Cegah Pengangguran, STMIK Nusa Mandiri Lakukan Ini  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Jakarta - Kalangan kampus terus mendorong kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Khususnya calon mahasiswa perlu dipersiapkan menjadi pelaku bisnis handal. Jangan sampai setelah lulus sarjana menjadi pengangguran.

Adalah STMIK Nusa Mandiri menggelas seminar inspirasi (Serasi), menyambut Mahasiswa Baru (Maba). Acara talkshow alumni sukses menjadi rangkaian Serasi yang digelar di gedung Nusa Mandiri Margonda, Depok. Jawa Barat, Minggu (22/09/2019).

Salah satu narasumber yang dihadirkan adalah Syafei, alumni STMIK Nusa Mandiri di bidang IT. Kang Fey, sapaan akrab Syafei, mengatakan, banyak sarjana yang menganggur karena mereka banyak memilih. "Alasan banyak sarjana nganggur karena terlalu banyak milih," kata Kang Fey dalam pemaparan materi.



Pria yang awal karirnya bekerja di perusahaan manufaktur ini, mengatakan, lulusan IT bisa bekerja di mana saja. Pasalnya, hampir semua perusahaan sekarang membutuhkan tenaga IT, karena banyak perusahaan yang memanfaatkan teknologi dalam pengembangan perusahaannya. "Saya kerja di manufaktur tak jadi masalah, meskipun lulusan IT," paparnya.

Kang Fey sempat bekerja di perusahaan, dan memiliki jabatan sebagai General Manajer, ia memutuskan untuk keluar. Kemudian mendirikan perusahaannya sendiri. Sejak kuliah, mahasiswa harus perbanyak CV dan pengalaman magang yang jelas dan linier. “Selama masa perkuliahan perbanyak CV tapi yang jelas, yang sesuai dengan keahlian,” jelasnya.

Menurutnya, dengan begitu akan mempermudah untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuannya sendiri. Sebagai alumni STMIK Nusa Mandiri, ia berhasil membangun Syafariz Berkah Grup.

Hingga saat ini, dia membina beberapa anak perusahaan yang terdiri dari berbagai bidang bisnis. Diantaranya, Yayasan Pendidikan, Market Place, Produk pengembangan (Sabun) dan Kuliner. Dia ingin mahasiswa STMIK Nusa Mandiri agar menjadi lebih baik dan sukses darinya. Karena baginya, nilai IPK bukan jaminan atas kesuksesan.

"Jadilah orang yang berbeda bukan jadi orang yang pertama, itu sulit. Dan sejatinya, pengetahuan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari akan memberi pengalaman. Dari pengalaman tersebut akan menumbuhkan pemikiran efektif dalam memulai sesuatu," paparnya.

Seperti kang Fhey, berangkat dari kecintaan terhadap daerah sendiri dengan tujuan ingin mensejahterakan kota kelahiran sendiri, sukses menjadi apa pun yang diinginkannya. Karena keberhasilan bukan untuk orang pintar, namun keberhasilan untuk orang-orang yang mau berusaha. Itulah kutipannya yang terinpirasi dari BJ. Habibie.

“Lulusan STMIK Nusa Mandiri terbukti bisa bersaing dan bahkan bisa ‘menang’ dari yang lain. Jika ingin sukses, harus berusaha.Karena kegagalan yang besar adalah keberhasilan yang luar biasa.Setiap saya bertemu gagal saya bersenang-senang karena akan bertemu hasil di depan,” tegasnya. [tar]


   
   
   
 




Sumber: inilah.com

Tag: News



OJK Temukan 1.320 Fintech Ilegal, Masyarakat Diminta Berhati-hati - Gudang Berita Viral OJK Temukan 1.320 Fintech Ilegal, Masyarakat Diminta Berhati-hati
Kamis, 17 Okt 2019, 06:00:10 WIB, Dibaca : 0 Kali
Garuda dan 9 BUMN Teken Kerja Sama Sinergi Restrukturisasi Merpati - Gudang Berita Viral Garuda dan 9 BUMN Teken Kerja Sama Sinergi Restrukturisasi Merpati
Kamis, 17 Okt 2019, 06:00:10 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Bursa Saham AS Terpaksa Turun Tipis  - Gudang Berita Viral Bursa Saham AS Terpaksa Turun Tipis
Kamis, 17 Okt 2019, 06:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print