Selasa, 20 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 01 Agu 2019, 18:00:08 WIB, 5 View Tim Redaksi, Kategori : News
Cegah Pencemaran Meluas, Menteri Susi Minta Pertamina Tambah Oil Boom - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Kebocoran gas dan minyak pada proyek Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) yang telah mencemari lautan di wilayah Karawang, Jawa Barat harus segera dihentikan. Selain merusak ekosistem dan biota laut, kebocoran tersebut berimbas besar terhadap perekonomian nelayan yang terpaksa menganggur beberapa pekan, lantaran habitat ikan buruannya tercemari tumpahan minyak.

Kondisi inipun membuat Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tak tinggal diam. Susi meminta PT Pertamina (Persero) untuk menambah oil boom untuk mengantisipasi tumpahan minyak yang meluas di pesisir Karawang, Jawa Barat. Oil boom merupakan peralatan sejenis pelampung yang digunakan untuk melokalisasi atau mengurung tumpahan minyak di air, dan dapat menghambat tumpahan minyak sampai ke daratan.



“Ke depan, oil boom itu kita harus punya stok lebih banyak, supaya likuid tidak nyampai ke pinggir, tertiup angin dan sebagainya,” kata Susi Pudjiastuti di Kantor KKP, Jakarta, Kamis (1/8).

Menurut Susi, tekstur minyak yang tumpah di PHE ONWJ berbentuk seperti jeli. Dengan kata lain, tumpahan minyak tersebut tidak akan berbaur dengan air ataupun terserap hingga di dasar laut.

Tumpahan minyak itu, menurut Susi, dipastikan akan mengambang di atas permukaan air laut. Itulah kenapa, tambahan oil boom diperlukan untuk mengepung tumpahan minyak yang berada dipermukaan laut agar tidak menyebar ke pesisir.

“Memang kalau ke darat itu jadi lengket, (karena) campur dengan pasirnya. Jadi, kami identifikasi dengan tempat yang terkena serpihan-serpihan itu mirip jeli, seperti jeli, agar-agar itu,” terangnya.

Menurutnya, pemulihan pencemaran lautan bisa dilakukan baik jangka pendek dan jangka panjang dengan waktu hingga 6 bulan. “Kami akan memastikan recovery ini tidak berjalan sekarang saja, tapi terus-menerus. Dampak lingkungan tidak mungkin selesai satu bulan atau dua bulan, minimal enam bulan,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tumpahan minyak yang disebabkan kebocoran di sumur gas YYA-1 ONWJ telah mencapai Pantai Pulau Untung Jawa di Kabupaten Kepulauan Seribu. Itu berdasarkan laporan masyarakat yang diterima Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) eksekutif Daerah Jakarta.

Namun berdasarkan catatan Pertamina, ada beberapa daerah yang telah diketahui terdampak tumpahan minyak tersebut. Di antaranya, Tanjung Pakis, Segar Jaya, Tambak Sari, Tambak Sumur, Sedari, Cemar Jaya, Sungai Buntu, Pusaka Jaya Utara, Mekar Pohaci untuk wilayah Karawang. Sedangkan untuk wilayah Bekasi, pantai Bahagia dan Pantai Bakti.

Pertamina juga telah melepas sebanyak 2.450 meter static oil boom untuk menghadang oil spill dari sumber utama. Selain itu, mereka menggunakan 2 x 200 meter movable oil boom untuk menghadang oil spill yang lepas dari sumber utama.

Tak hanya itu, Pertamina juga telah menerjunkan 39 kapal untuk menampung sementara oil spill, patrol, dan standby firefighting. Mereka juga menggunakan tiga oil skimmer untuk mengangkat dan menyedot oil spill.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Coutinho: Tak Sulit Terima Tawaran Bayern Munchen  - Gudang Berita Viral Coutinho: Tak Sulit Terima Tawaran Bayern Munchen
Selasa, 20 Agu 2019, 05:00:04 WIB, Dibaca : 1 Kali
 Startup Ini Sasar Celah di Industri Travel Online  - Gudang Berita Viral Startup Ini Sasar Celah di Industri Travel Online
Selasa, 20 Agu 2019, 05:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Industri Travel Online Lokal Belum Tergarap Baik?  - Gudang Berita Viral Industri Travel Online Lokal Belum Tergarap Baik?
Selasa, 20 Agu 2019, 05:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print