Senin, 26 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 09 Agu 2019, 18:00:05 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : Bisnis
 Bursa Saham Asia Berakhir Variatif  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Shanghai - Bursa saham di Asia Pasifik berakhir variatif pada penutupan hari Jumat (9/8/2019), karena data China menunjukkan inflasi makanan melonjak pada bulan Juli.

Sementara ekonomi Jepang tumbuh pada kecepatan yang lebih besar dari yang diharapkan. Saham China Daratan ditutup lebih rendah, mengoreksi kenaikan sebelumnya.

Komposit Shanghai tergelincir 0,71% menjadi sekitar 2.774,75 dan komponen Shenzhen turun 1,39% menjadi 8.795,18. Komposit Shenzhen turun 1,274% menjadi sekitar 1,479.86.



Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong turun 0,4%, pada jam terakhir perdagangannya.

Di bagian lain wilayah itu, pasar maju. Nikkei 225 Jepang naik 0,44% menjadi ditutup pada 20.684,82 sementara indeks Topix naik 0,35% menjadi 1.503,84.

Kospi di bursa Korea Selatan naik 0,89% menjadi ditutup pada 1.937,75. Indeks ASX 200 Australia naik 0,25% menjadi berakhir pada 6.584,40.

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang menambahkan 0,18%.

Pasar di Singapura dan Taiwan ditutup pada hari Jumat.
PDB Jepang mengalahkan ekspektasi

Ekonomi Jepang melihat ekspansi kuartalan ketiga berturut-turut dalam tiga bulan yang berakhir pada Juni, tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 1,8% pada periode tersebut, menurut data pemerintah pada hari Jumat. Itu jauh lebih baik daripada perkiraan median untuk pertumbuhan 0,4%.

Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, produk domestik bruto naik 0,4%, juga mengalahkan ekspektasi.

Belanja modal juga naik 1,5% dibandingkan kuartal sebelumnya, sementara konsumsi swasta tumbuh 0,6%.

"Jumlahnya cukup di atas konsensus dan saya pikir, khususnya, kontribusi besar dari bagian permintaan domestik ekonomi sangat kuat," kata Kathy Matsui, wakil ketua dan kepala strategi Jepang di Goldman Sachs Jepang, tak lama setelah rilis data seperti mengutip cnbc.com.

“Kami memiliki di Goldman, pandangan konsensus di atas tetapi itu datang bahkan di atas perkiraan itu dan saya pikir hal itu menggarisbawahi kenyataan, setidaknya dari sudut pandang kami, bahwa baik konsumsi maupun swasta (pengeluaran modal) tetap baik mesin ekonomi Jepang setidaknya untuk masa mendatang," kata Matsui.

Indeks harga konsumen China pada bulan Juli naik 2,8% satu tahun - laju tahun ke tahun tercepat sejak Februari 2018, menurut data dari Biro Statistik Nasional. Secara khusus, harga makanan melonjak pada Juli menjadi 9,1% dari tahun lalu, di tengah melonjaknya harga daging babi saat negara itu memerangi demam babi Afrika.

Indeks harga produsen untuk periode itu turun lebih dari yang diharapkan. Ini menurun 0,3% tahun ke tahun di bulan Juli, penurunan terbesar dalam hal tahunan sejak Agustus 2016, Reuters melaporkan.

Sementara itu, Bank Rakyat China menetapkan titik tengahnya untuk yuan pada 7,0136 terhadap dolar pada hari Jumat, kedua kalinya pekan ini kurs acuan ditetapkan lebih lemah dari 7. Yuan darat terakhir diperdagangkan pada 7,0478 melawan greenback, dan yuan lepas pantai berpindah tangan pada 7,0734 per dolar.

Mata uang Cina menjadi fokus yang lebih tajam minggu ini setelah melemah melewati angka 7-yuan per dolar pada hari Senin untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan global 2008 dan membuat pasar global menjadi hiruk-pikuk.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 97,566 setelah menyentuh posisi terendah di bawah 97,5 kemarin.

Yen Jepang diperdagangkan pada 105,92 melawan dolar setelah melihat tinggi sebelumnya 105,71.

Dolar Australia berpindah tangan pada $ 0,6810 setelah menyentuh level terendah sebelumnya di $ 0,6776, karena gubernur Reserve Bank of Australia Philip Lowe mengatakan pada hari Jumat bahwa "masuk akal untuk mengharapkan periode jangka panjang dari suku bunga rendah." Komentar Lowe datang di belakang yang lebih besar daripada perkiraan penurunan suku bunga oleh Reserve Bank of New Zealand pada hari Selasa.

Harga minyak sebagian besar tidak berubah di sore jam perdagangan Asia. Patokan internasional berjangka minyak mentah Brent tepat di bawah garis datar di US$57,37 per barel, sementara minyak mentah AS datar di US$52,54 per barel.




Sumber: inilah.com

Tag: News



 BPJS Dibantu China,Luhut Sebut Hanya Sebatas Saran  - Gudang Berita Viral BPJS Dibantu China,Luhut Sebut Hanya Sebatas Saran
Senin, 26 Agu 2019, 03:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Pep: Silva Pemain Terbaik Yang Pernah Saya Lihat  - Gudang Berita Viral Pep: Silva Pemain Terbaik Yang Pernah Saya Lihat
Senin, 26 Agu 2019, 03:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Pemprov Jabar Kirim Lima Ulama Dakwah ke Inggris  - Gudang Berita Viral Pemprov Jabar Kirim Lima Ulama Dakwah ke Inggris
Senin, 26 Agu 2019, 03:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print