Senin, 21 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 01 Okt 2019, 18:00:05 WIB, 6 View Tim Redaksi, Kategori : Bisnis
 Bursa Saham Asia Berakhir Positif  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Tokyo - Pasar saham utama di Asia Pasifik berakhir lebih tinggi pada hari Selasa (1/10/2019). Sementara bank sentral Australia memangkas suku bunga ke rekor terendah baru.

Di Jepang, Nikkei 225 berakhir 0,59% lebih tinggi menjadi 21.885,24, dengan saham indeks kelas berat dan konglomerat Softbank Group melonjak 1,77%. Indeks Topix juga naik 0,96% menjadi ditutup pada 1,603.00.

Di tempat lain, Kospi Korea Selatan diperdagangkan 0,45% lebih tinggi menjadi ditutup pada 2,072,42, karena saham Celltrion melonjak 5,79%. Untuk indeks ASX 200 Australia naik 0,81% menjadi 6.742,80 karena mayoritas sektor naik.



Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang diperdagangkan 0,17% lebih tinggi. Pasar di China dan Hong Kong ditutup pada hari Selasa untuk hari libur.

Reserve Bank of Australia (RBA) pada hari Selasa memangkas suku bunga sebesar seperempat poin ke rekor terendah baru 0,75%.

Gubernur RBA, Philip Lowe mengatakan: "Adalah masuk akal untuk mengharapkan bahwa periode jangka panjang dari suku bunga rendah akan diperlukan di Australia untuk mencapai pekerjaan penuh dan mencapai target inflasi."

"Sudah jelas urgensi dengan mana mereka bergerak ... bahwa mereka ingin mendapatkan tingkat kas mereka di bawah 1%," kata Warren Hogan, profesor industri di UTS Business School, seperti mengutip cnbc.com.

Bank sentral Australia telah memangkas suku bunga tiga kali sejauh ini pada 2019. “Pernyataan hari ini tidak mengubah banyak dari apa yang telah kita lihat dalam beberapa bulan terakhir, yang menunjukkan penurunan suku bunga adalah kartu,” tambah Hogan.

Setelah keputusan itu, dolar Australia berpindah tangan pada $ 0,6705 setelah menyentuh tertinggi sebelumnya di $ 0,6775.
Pajak penjualan Jepang naik

Survei Bank of Japan Tankan untuk kuartal ketiga dirilis pada hari Selasa, di mana indeks produsen besar memburuk untuk kuartal ketiga berturut-turut dan menyentuh level terendah sejak Juni 2013.

"Kami pikir PDB akan turun hampir 1% pada kuartal keempat dan kemudian akan datar di paruh pertama tahun depan," Marcel Thieliant, ekonom senior di Capital Economics, mengatakan pada "Street Signs" CNBC pada hari Selasa.

Sementara itu, kenaikan dua kali lipat dalam pajak penjualan di Jepang - dari 8% menjadi 10% - mulai berlaku Selasa, sebuah langkah yang untuk beberapa waktu memicu kekhawatiran di kalangan pengecer, restoran dan bisnis lainnya di negara ini.

"Saya pikir ini sebenarnya langkah berani untuk melakukan hal ini pada saat ini dengan semua hambatan global dalam ekonomi global," Marie Owens Thomsen, kepala ekonom di Indusuez Wealth Management, mengatakan kepada "Squawk Box" CNBC pada hari Selasa. "Di sisi lain, tentu saja, itu perlu karena beban utang Jepang."

"Pandangan kami adalah bahwa kenaikan pajak penjualan akan terbukti kurang merusak daripada kenaikan pajak sebelumnya," kata Thieliant. "Kami belum melihat ... pemuatan pembelian barang tahan lama yang kami lihat sebelum kenaikan pajak terakhir," tambahnya, merujuk pada kenaikan pajak penjualan terakhir Jepang pada tahun 2014.

Yen Jepang terakhir diperdagangkan pada 108,28 per dolar setelah melemah dari level di bawah 108,0 pada sesi sebelumnya.
Pemasok apel beragam

Saham pemasok Apple di Asia bervariasi dalam perdagangan sore, meskipun saham raksasa teknologi berbasis Cupertino itu melonjak 2,4% semalam di belakang kenaikan target harga oleh seorang analis di J.P. Morgan.

Di Jepang, Taiyo Yuden naik 3,96% dan Murata Manufacturing naik 2,49%. Display Jepang, di sisi lain, jatuh 5%. Di Korea Selatan, LG Display diperdagangkan 0,71% lebih rendah, sementara saham Taiwan Semiconductor Manufacturing Company di Taipei mendapat dorongan karena melonjak 3,13%.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, naik di atas 99,495 ke tertinggi sejak pertengahan 2017. Terakhir ada di 99.479.

Harga minyak naik pada sore jam perdagangan Asia setelah Senin jatuh, dengan patokan minyak mentah berjangka internasional Brent menambahkan 0,34% menjadi US$59,44 per barel. Minyak mentah berjangka AS juga naik 0,54% menjadi US$54,36 per barel.




Sumber: inilah.com

Tag: News



 Periode II Jokowi Ingin PDB US$7 Triliun Pada 2045  - Gudang Berita Viral Periode II Jokowi Ingin PDB US$7 Triliun Pada 2045
Senin, 21 Okt 2019, 03:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Henderson Tak Kecewa Imbang Lawan MU  - Gudang Berita Viral Henderson Tak Kecewa Imbang Lawan MU
Senin, 21 Okt 2019, 03:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Adira Finance Gelar Festival Pasar di Cileungsi  - Gudang Berita Viral Adira Finance Gelar Festival Pasar di Cileungsi
Senin, 21 Okt 2019, 03:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print