Kamis, 17 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Kamis, 03 Okt 2019, 17:00:12 WIB, 8 View Tim Redaksi, Kategori : News
Bukan Molotov, Polri Sebut Barbuk Kasus Dosen IPB yaitu Bom Penghancur - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Polri masih mendalami terkait kasus dugaan perencanaan kerusuhan yang melibatkan Dosen Intitute Pertanian Bogor (IPB) Abdul Basith (SH) dan 9 orang lainnya. Fakta-fakta baru mulai terbongkar, terutama dari barang bukti yang diamankan.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan, barang bukti yang diamankan dari para tersangka bukan bom molotov. Melainkan, bom rakitan yang memiliki daya ledak tinggi.



“Barang yang diduga bom rakitan ini adalah betul-betul bom yang mempunyai daya ledak dan daya penghancur luar biasa,” ujar Asep di kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (3/10).

Asep menjelaskan, material di dalam bom yang diamankan tidak sesederhana bom molotov. Di dalamnya terdapat unsur peledak, seperti bom pada umumnya. Seperti sumbu dari serbuk korek api, deterjen, hingga paku.

“Andaikan ini meledak, daya hancurnya lebih tinggi. Tidak sesederhana bom molotov. Dampak pecahan kaca ini kan dirakitnya dalam satu botol,” tegasnya.

ILUSTRASI: Bahan peledak. (Istimewa)

Sebelumnya, Abdul Basith, dosen Institute Pertanian Bogor (IPB) ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Dosen itu diduga menggerakkan pembuatan bom molotov untuk aksi Mujahid 212 pada Sabtu (28/9) kemarin. Bom itu dibuat untuk memicu kerusuhan atau chaos saat aksi digelar.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan bahwa dosen Institute Pertanian Bogor (IPB) berinisial AB dan sejumlah rekan lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka. “Semua sudah tersangka,” tutur Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (1/10).

Abdul Basith dijerat pasal berlapis seperti Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 atas tindak pidana membuat, menguasai, membawa, menyimpan, mengangkut, menyerahkan dan atau berusaha menyerahkan bahan peledak. “KUHP 169, ada beberapa pasal yang diterapkan di sini sesuai dengan perbuatan masing-masing. Di sini cukup banyak, baik pasal KUHP maupun pasal-pasal terkait menyangkut masalah Undang-Undang Darurat kepemilikan terhadap bahan peledak,” jelas dia.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Hari Ini Berlaku Sistem Baru Sertifikasi Produk Halal - Gudang Berita Viral Hari Ini Berlaku Sistem Baru Sertifikasi Produk Halal
Kamis, 17 Okt 2019, 15:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Terbakar Cemburu, Pria Tusuk Teman Kekasihnya Pakai Pisau - Gudang Berita Viral Terbakar Cemburu, Pria Tusuk Teman Kekasihnya Pakai Pisau
Kamis, 17 Okt 2019, 15:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali
Setelah Suami Bakar Istri, Muncul Kasus Istri Dihantam Paving Block - Gudang Berita Viral Setelah Suami Bakar Istri, Muncul Kasus Istri Dihantam Paving Block
Kamis, 17 Okt 2019, 15:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print