Selasa, 24 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 06 Sep 2019, 18:00:07 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
BPJS Ketenagakerjaan Santuni 2 Sopir KWK yang Meninggal Dunia - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rawamangun Jakarta Timur memberikan santunan kepada dua sopir Koperasi Wahana Kalpika (KWK) yang tergabung di Jak Lingko. Diketahui, kedua sopir tersebut meninggal lantaran sakit.

Meski baru dua hingga dua bulan tergabung, namun kelanjutan iuran yang berjalan lancar membuat BPJS Ketenagakerjaan dapat memberikan santunan. Santunan diberikan kepada ahli waris karyawan KWK yang meninggal dunia yakni alm. Sartono, dengan ahli waris Dasih Wulanti dan alm. Firman Rakut Saban dengan ahli waris Anita Benben Wati.



Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Rawamangun Deny Yusyulian mengatakan, kedua alm. baru mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan jaminan kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) di bulan Mei dan Februari. Keduanya meninggal dunia di bulan Juni karena sakit.

“Meski baru mendaftar 2 dan 5 bulan dengan iuran 20.000 per bulan, kepada kedua almarhum tetap mendapatkan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 24.000.000,” terang Deny, Jumat (6/9).

Deny menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan tidak menghitung berapa lama peserta ikut dalam program. Ia menuturkan, apabila peserta meninggal dunia karena kecelakaan kerja, maka peserta akan mendapatkan jaminan kecelakaan kerja senilai 48 kali gaji yang dilaporkan.

“Jadi meskipun pagi baru mendaftar, misalkan siang meninggal dunia, jaminan kematian tersebut tetap diberikan,” tegasnya.

Deny menyebut, hingga saat ini tercatat ada sebanyak 1.417 pramudi KWK yang tergabung di Jak Lingko yang sudah terlindungi. Pencapaian ini tentunya hasil kolaborasi dengan TransJakarta, KWK serta Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Deny mengakui selama ini pihaknya sudah main perlindungan kepada para pengemudi, tapi tidak pernah berhasil dalam artian kelanjutan iuran.

“Santunan bisa kami bayarkan apabila keberlanjutan iuran ada. Nah yang terjadi saat ini adalah kunci sukses kolaborasi antara Transjakarta, KWK, dan BPJS Ketenagakerjaan akhirnya kami bisa memberikan pelayanan jauh lebih baik kepada para pramudi,” ujarnya.

“Yang paling penting sekarang bagaimana kita bisa mendorong para pramudi lainnya yang diluar, mendorong supaya bisa masuk ke Jak Liingko,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama Transjakarta, Agung Wicaksono menambahkan, santunan yang diberikan itu pastinya akan sangat bermanfaat bagi ahli waris. “Ini baru yang pertama kali, dan ini sangat membantu. Karena manfaat dari pembayaran iuran sudah sangat jelas terlihat,” ujarnya.

Ditambahkan Agung, setelah ini disampaikan kepada para operator bahwa di dalam kontrak sudah tercantum. Dan para pramuda wajib dan harus mengikuti dengan ikut serja menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Ini bisa terjadi bukan karena semata-mata Transjakarta atau KWK tapi karena ada program Jak lingko,” urainya.

Ahli waris Dasih Wulanti (41), istri almarhum Sartono, yang tak henti-hentinya bersyukur atas apa yang didapat. Pasalnya, tewasnya sang suaminya akibat sakit yang dideritanya, membuat ia berjuang sendiri untuk menghidupkan ketiga anaknya. “Alhamdulillah uang yang didapat untuk bikin warung, biar punya pegangan,” tutupnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Modifikasi Nyeleneh, Pikap Seolah Berjalan Mundur - Gudang Berita Viral Modifikasi Nyeleneh, Pikap Seolah Berjalan Mundur
Selasa, 24 Sep 2019, 00:00:11 WIB, Dibaca : 2 Kali
Tiga Kali Perombakan dalam Empat Hari, Ada Apa dengan Golkar? - Gudang Berita Viral Tiga Kali Perombakan dalam Empat Hari, Ada Apa dengan Golkar?
Selasa, 24 Sep 2019, 00:00:11 WIB, Dibaca : 0 Kali
OTT BUMN Perindo, KPK Amankan USD 30 Ribu - Gudang Berita Viral OTT BUMN Perindo, KPK Amankan USD 30 Ribu
Selasa, 24 Sep 2019, 00:00:11 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print