Jumat, 15 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 29 Okt 2019, 21:00:13 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
BPJS Kesehatan dan Kejaksaan Kumpulkan Tunggakan Iuran sampai Rp 9,3 M - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Tingkat kepatuhan badan usaha (BU) membayar iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ternyata belum 100 persen. Masih ada BU nakal yang suka nunggak. Nilai tunggakannya bahkan mencapai miliaran rupiah.

Merujuk dari data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sepanjang Januari-September 2019, BPJS kesehatan dan Kejaksaan RI berhasil mengumpulkan tunggakan iuran pemberi kerja senilai Rp 9,3 miliar. Tunggakan tersebut merupakan hasil dari mediasi selama sembilan bulan pertama 2019 terhadap 1.495 BU yang nunggak.



Bukan hanya tahun ini saja. Pada tahun 2018 pun sama. Masih ada BU nakal yang suka nunggak. BPJS Kesehatan dan Kejaksaan sampai harus mengeluarkan Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada 3.224 pemberi kerja. Proses tersebut berbuah dengan terkumpulnya tunggakan iuran hingga Rp 26 miliar.

Secara garis besar, menurut Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, kolektabilitas BU sebetulnya sangat baik. Jaub berbeda dengan peserta bukan penerima upah (PBPU) atau peserta mandiri. Apalagi, BU sudah memiliki sejarah panjang dalam hal jaminan kesehatan ini. ”Tapi bukan berarti gak ada masalah,” ujarnya dalam acara sinergi BPJS kesehatan dan Kejaksaan RI, Senin malam (29/10).

Bukan hanya soal iuran, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bahkan melihat ada tiga celah persoalan. Pertama, ada perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya jadi peserta JKN sama sekali. BPKP menyebut ada sekitar 50 ribu perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya. Namun setelah diverifikasi, 25 ribu diantaranya sudah terdaftar. ”Sisanya, ada yang sudah tidak ada lagi perusahaannya. Ada UMKM, yang sudah diarahkan daftar PBPU. Tapi ada yang tidak mau daftar,” jelas Fachmi.

Kedua, diantara perusahaan tersebut, masih ada yang tidak melaporkan dengan sebenarnya gaji karyawannya. Ketiga, masih ada perusahaan yang mendaftarkan karyawannya sebagian saja. ”Ini semua yang terus kami kejar,” tegasnya.

Upaya persuasive tentu dikedepankan. Namun, ketika tak juga berhasil maka BPJS Kesehatan akan langsung melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan RI bidang Perdata Tata Usaha Negara (Datun).

Plt Jaksa Agung Muda Datun (Jamdatun) Tarmizi menuturkan, pendampingan hukum oleh Bidang Datun Kejaksaan kepada BPJS Kesehatan sejalan dengan amanat UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI. Bidang tersebut memiliki wewenang untuk memberikan pertimbangan hukum berupa pendapat hukum (legal opinion), pendampingan hukum (legal assistance), dan audit hukum (legal audit). Bidang itu pun dapat memberikan bantuan hukum (non litigasi dan litigasi) dan tindakan hukum lain dalam rangka menyelamatkan serta memulihkan keuangan/ kekayaan negara.

“Sebelumnya, kami sudah mendampingi BPJS kesehatan terhadap gugatan klaim. Sekitar tahun 2016/2017,” paparnya. Dalam kerja sama selanjutnya, pihaknya pun siap mengawal.

Sebagai informasi, hingga 30 September 2019, terdapat 282.779 badan usaha yang sudha terdaftar dalam program JKN. Sementara, jumlah seluruh peserta mencapai 221.203.615 jiwa atau 84,1 persen dari total penduduk Indonesia.




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, BPJS Kesehatan dan Kejaksaan Kumpulkan Tunggakan Iuran sampai Rp 9,3 M

Tag: News



 Para Ibu Semakin Pintar Atur Keuangan Rumah Tangga  - Gudang Berita Viral Para Ibu Semakin Pintar Atur Keuangan Rumah Tangga
Jumat, 15 Nov 2019, 04:00:04 WIB, Dibaca : 1 Kali
 PKS : Tingkatkan Pelukan-pelukan Itu  - Gudang Berita Viral PKS : Tingkatkan Pelukan-pelukan Itu
Jumat, 15 Nov 2019, 04:00:03 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Kerja Cepat Pertamina di Proyek Jambaran-TiungBiru  - Gudang Berita Viral Kerja Cepat Pertamina di Proyek Jambaran-TiungBiru
Jumat, 15 Nov 2019, 03:00:07 WIB, Dibaca : 1 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print