Rabu, 21 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 12 Agu 2019, 15:00:05 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : Bisnis
 Bos OJK Keluhkan Ekonomi Kuntet Dalam Tiga Tahun  - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengeluhkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diprediksi mengalami kesulitan dalam tiga tahun terakhir.

Alhasil, Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal perlu didorong untuk meningkatkan peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. "Pertumbuhan ekonomi kita semakin sulit pada hampir tiga tahun terakhir. Barangkali tahun ini pertumbuhan ekonomi kita bisa terjamin jika sektor riil bangkit. Dan, pertumbuhan kredit juga sudah double digit," kata Ketua Komisioner OJK, Wimboh Santoso di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (12/8/2019).

Dia berharap, perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa direspons SRO dengan lebih proaktif dan meningkatkan peran terkait penggalangan dana di pasar modal. "Namun, kami meyakini pasar modal tidak bisa tak proaktif. Kami masih menginginkan lebih dari SRO untuk meningkatkan perannya," ujar Wimboh.



Wimboh menyebutkan, industri pasar modal merupakan nadi yang bisa menggerakan perekonomian, selain industri keuangan lain seperti perbankan dan industri keuangan nonbank (IKNB). "Pasar modal kami harapkan mempunyai peran yang besar lagi sebagai media raising fund," tegasnya.

Selama ini, jelas dia, pembiayaan pembangunan ekonomi nasional lebih besar berasal dari perbankan. Namun, pembiayaan perbankan yang bersifat jangka pendek, padahal pembiayaan jangka panjang bisa bersumber dari pasar modal, terutama untuk proyek-proyek infrastruktur.

Selain itu, lanjut Wimboh, OJK juga berharap agar pemerintah bisa menumbuhkan ekonomi melalui bidang-bidang lain, seperti sektor pariwisata. Terlebih lagi, kata dia, BI juga sudah merespons perlambatan ekonomi global dan tren penurunan suku bunga  dengam menurunkan suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate menjadi 5,75%.

Wimboh memperkirakan, penurunan BI 7day Reverse Repo Rate tersebut bukan merupakan kebijakan suku bunga yang terakhir bagi bank sentral, lantaran masih ada ruang untuk melanjutkan langkah menurunkan suku bunga acuan. "BI sudah mernurunkan bunga acuan. Ini bukan yang terakhir, masih ada room untuk menurunkan lagi," katanya. [ipe]
    
    
   




Sumber: inilah.com

Tag: News



 The Fed Berpotensi Tak Turunkan Suku Bunga Lagi  - Gudang Berita Viral The Fed Berpotensi Tak Turunkan Suku Bunga Lagi
Rabu, 21 Agu 2019, 01:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Pemerintah Akan Bentuk Tim Lintas Kementerian  - Gudang Berita Viral Pemerintah Akan Bentuk Tim Lintas Kementerian
Rabu, 21 Agu 2019, 01:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Akhirnya Persija Menang Lagi  - Gudang Berita Viral Akhirnya Persija Menang Lagi
Rabu, 21 Agu 2019, 01:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print