Rabu, 16 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 27 Sep 2019, 19:00:07 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
BNPB Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar untuk Penanganan Pascagempa Ambon - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, mengungkapkan pihaknya memberikan bantuan dana siap pakai sebesar Rp 1 miliar yang digunakan untuk operasional penanganan darurat pascagempa magnitudo 6,5 di Ambon. Selain itu, BNPB juga memberikan bantuan logistik senilai Rp 515 juta.

Selain dana siap pakai, bantuan logistik berupa matras, sandang, perlengkapan keluarga, dan selimut juga telah diberikan kepada warga terdampak. Selain itu, peralatan instan selama penanganan darurat seperti tenda keluarga, lampu penerangan portabel, dan rumah sakit lapangan, juga disediakan.



Kepada awak media, Doni menyampaikan agar masyarakat dapat mencari lokasi aman ketika ada gempa susulan yang terjadi lebih dari 20 detik. Setelah sekian lama atau 2 jam tidak ada gempa susulan yang besar, mereka dapat kembali ke rumah masing-masing.

“Jika terlalu lama di tempat pengungsian, dapat muncul masalah baru seperti makanan, kesehatan, sanitasi, dan lainnya,” ujar Doni.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan belasungkawa atas musibah gempa yang terjadi di Ambon. Jokowi mengatakan telah memerintahkan pihak terkait untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Kemarin sudah saya perintahkan kepada Kepala BNPB, Pak Jenderal Doni, juga kepada TNI-Polri, kemudian kepada Menteri Sosial untuk bergerak ke lapangan di tempat terjadinya gempa untuk membantu saudara-saudara kita yang ada di Ambon. Bantuan juga sudah saya perintahkan untuk segera dikirimkan,” ucap Presiden Jokowi, dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Jumat (27/9).

Sebagai informasi, BPBD Provinsi Maluku menginformasikan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi setelah dilakukan pengecekan ulang per Jumat (27/9), pukul 10.01 WIT. Data mutakhir korban meninggal dunia akibat gempa M 6,5 pada 26 September 2019 lalu berjumlah 18 orang.

Korban meninggal tertinggi teridentifikasi berada di Kabupaten Maluku Tengah sejumlah 10 orang, di Kota Ambon berjumlah 7 orang dan Seram Bagian Barat 2 orang. Sebelumnya BNPB menginformasikan jumlah korban meninggal sebanyak 23 orang. Kesalahan terjadi saat identifikasi nama korban yang sebetulnya merujuk pada korban meninggal yang sama.

Gempa yang terjadi di kedalaman 10 km tersebut juga menimbulkan korban luka sebanyak 126 orang, dengan rincian Kabupaten Maluku Tengah 108 orang, Seram Bagian Barat 13 dan Kota Ambon 5. Para korban luka-luka telah mendapatkan perawatan medis pascakejadian.

Sehubungan dengan kondisi pascagempa, masyarakat diimbau untuk tidak terpancing isu atau berita bohong yang beredar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat hendaknya memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarluaskan melalui kanal informasi yang resmi.

BMKG telah menyatakan bahwa isu akan terjadi gempa besar dan tsunami di Ambon, Teluk Piru, dan Saparua adalah tidak benar atau berita bohong (hoax). Karena hingga saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempa bumi dengan tepat, dan akurat soal kapan, di mana, dan berapa kekuatannya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Pameran di Swiss, Kopi Indonesia Banjir Peminat  - Gudang Berita Viral Pameran di Swiss, Kopi Indonesia Banjir Peminat
Rabu, 16 Okt 2019, 05:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Kalah dari Vietnam, Indonesia Harus Introspeksi  - Gudang Berita Viral Kalah dari Vietnam, Indonesia Harus Introspeksi
Rabu, 16 Okt 2019, 05:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 JK Akan Liburan 1 Bulan Usai Tak Jadi RI 2  - Gudang Berita Viral JK Akan Liburan 1 Bulan Usai Tak Jadi RI 2
Rabu, 16 Okt 2019, 05:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print