Rabu, 18 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Rabu, 11 Sep 2019, 12:00:06 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Bertemu Tokoh Papua, Jokowi Bakal Bangun Istana dan Mekarkan Provinsi - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Presiden Joko Widodo berdialog dengan perwakilan tokoh Papua kemarin siang (10/9). Dalam pertemuan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, tersebut, perwakilan Papua yang terdiri atas tokoh politik, agama, adat, dan mahasiswa menyampaikan sembilan permintaan kepada presiden.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Jayapura Abisai Rollo. Sembilan permintaan itu adalah, membentuk lima provinsi di Papua dan Papua Barat, membentuk badan nasional untuk urusan tanah Papua, menempatkan warga Papua di eselon satu dan dua di kementerian dan lembaga, membangun asrama nusantara di seluruh kota studi dan menjamin keamanan seluruh mahasiswa Papua.



Lalu, merevisi UU Otsus dalam Prolegnas 2020, menerbitkan inpres pengangkatan honorer di tanah Papua, mempercepat pembangunan Palapa Ring Timur, mengesahkan lembaga adat perempuan dan anak Papua, dan membangun istana kepresidenan di Kota Jayapura.

Abisai menuturkan, permintaan itu diajukan untuk memperbaiki situasi Papua. Baik dalam hal kesejahteraan maupun keamanan. Pemekaran wilayah, misalnya, diperlukan untuk memperpendek jarak pelayanan publik. Saat ini, untuk sampai di ibu kota provinsi, jaraknya sangat jauh. Dengan memperpendek jarak, pelayanan dan kesejahteraan diharapkan bisa meningkat.

Pembangunan istana kepresidenan di Papua, lanjut dia, diperlukan dengan harapan presiden bisa sesekali berkantor di Papua. Dengan demikian, presiden bisa merasakan situasi Papua lebih dekat. ’’Beliau bisa melihat Papua secara utuh,’’ tuturnya. Abisai juga menyampaikan keinginan agar pemerintah tidak hanya membangun fisik, tapi juga sumber daya manusia (SDM). Sebab, Papua kaya sumber daya alam, tapi manusianya belum mampu mengimbanginya. Akibatnya, tidak banyak warga Papua yang mendapat manfaat.

Sementara itu, Jokowi menanggapi positif usulan yang disampaikan para tokoh Papua. Untuk usulan pembangunan Asrama Nusantara, Palapa Ring, dan lembaga adat, presiden memberi persetujuan tanpa syarat. Permintaan keterwakilan putra-putri asli Papua di BUMN hingga pejabat eselon juga akan diakomodasi. Bahkan, untuk posisi BUMN, mantan wali kota Solo itu sudah memberikan kuotanya. ’’Siang ini (kemarin, Red) saya sampaikan seribu dulu. Mungkin untuk PNS nanti, termasuk eselon I, II, III,’’ ujarnya.

Lalu, untuk pemekaran wilayah provinsi, Jokowi memberikan lampu hijau meskipun menunggu kajian lebih lanjut. Namun, di antara lima provinsi baru yang diajukan, mungkin nanti hanya setengahnya. ’’Tapi, tidak lima dulu. Mungkin kalau nggak dua, tiga,’’ tuturnya.

Soal pembangunan istana kepresidenan di Papua, Jokowi siap merealisasikan jika tanahnya sudah klir. Jika tak ada hambatan, pembangunan dimulai tahun depan. Lantas, bagaimana dengan pembentukan Badan Nasional untuk Urusan Papua? Presiden mengatakan perlu melakukan kajian lebih dahulu. ’’Coba kita jajaki apakah memungkinkan atau tidak, saya jawab setelah kajian,’’ katanya.

TNI Siap Antar Mahasiswa Papua Balik ke Kampus

Sementara itu, banyaknya mahasiswa Papua yang pulang kampung direspons pemerintah. Berdasar hitungan pemerintah, ada 835 mahasiswa yang pulang kampung pasca kerusuhan. Mereka meninggalkan studi yang tengah dilakoni. Sesuai arahan Menko Polhukam Wiranto dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, ratusan mahasiswa tersebut akan diantar kembali ke daerah tempat mereka belajar. Untuk memudahkan, TNI menyiapkan dua pesawat Hercules C-130. ”Kami sudah mendapat informasi, disiapkan (pesawat) Hercules tadi malam (Senin),” ungkap Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Cpl Eko Daryanto kemarin.

Untuk memastikan berapa banyak mahasiswa yang ingin kembali ke daerah tempat mereka belajar, pihaknya perlu mendata lebih dulu. Menurut dia, belum tentu di antara 835 mahasiswa yang pulang kampung itu, semuanya bersedia diangkut dengan pesawat TNI. ”Yang datang berapa, yang kembali berapa. Nanti kan didata dulu,” kata Eko. Proses tersebut bakal dilaksanakan bersama Pemda Papua.

Tidak hanya itu, instansinya juga perlu mencari solusi untuk mahasiswa yang sudah telanjur kembali ke daerah asal di luar Jayapura. Misalnya, Jayawijaya dan Wamena. ”Bagaimana nanti prosedurnya, kami belum tahu,” ungkap Eko.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Amerika Serikat Siap Balas Iran - Gudang Berita Viral Amerika Serikat Siap Balas Iran
Rabu, 18 Sep 2019, 01:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Bos Lawas Hipmi Akui Era Jokowi Masih Ada Monopoli  - Gudang Berita Viral Bos Lawas Hipmi Akui Era Jokowi Masih Ada Monopoli
Rabu, 18 Sep 2019, 01:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Persebaya Kembali Rekrut Pemain Asing Asal Brasil  - Gudang Berita Viral Persebaya Kembali Rekrut Pemain Asing Asal Brasil
Rabu, 18 Sep 2019, 01:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print