Senin, 23 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 10 Sep 2019, 14:00:07 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Bertemu Kordinator Aksi Demo, Komnas HAM Papua: Betul Ada Penyusupan - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Provinsi Papua menurunkan tim untuk mendalami kerusuhan yang sempat terjadi di Manokwari, Sorong, Fakfak dan Jayapura. Dari tim yang diturunkan Komnas HAM ke lapangan, didapati bila ada kemiripan pola aksi demonstrasi di keempat daerah tersebut.

“Kemiripannya misalnya, para mobil komando sebagai koordinator itu masih di tempat lain, namun pengrusakan dan penjarahan sudah terjadi di depan,” tutur Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Provinsi Papua, Fritz Ramandey seperti dilansir Cendrawasih Pos (Jawa Pos Group), Selasa (10/9).



Frits mengatakan dia telah berbicara dengan koordinator demo pada Senin (19/8) dan Kamis (29/8) yang merupakan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Cenderawasih dan Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ). Kedua orang tersebut yakni bernama Ferry Kombo mantan Ketua BEM Fisip Uncen dan Alexander Gobay. Dimana kedua orang tersebut kini berada di tahanan Mapolda Papua sebagai saksi kasus demo yang berakhir anarkis terjadi di Jayapura.

Dari hasil komunikasi antara Frits Ramandey, Fery Kombo dan Alecander Kobay, kedua orang tersebut mengaku sebagai koordinator pada aksi demo Senin (19/8). Dimana aksi tersebut murni dikoordinir oleh BEM.

“Mereka menolak yang bawa atribut lain pada aksi Kamis (29/8). Itu sama sekali diluar koordinasi mereka. Karena itu mereka meminta ada penindakan kepada siapa yang mengkoordinir aksi-aksi pengrusakan, membawa bendera bintang kejora dan itu harus bertanggung jawab,” tuturnya.

Dari keterangan mereka, Fritz meyakini bila massa yang turun pada Kamis (29/8) sudah berbeda dengan aksi yang terjadi pada 19 Agustus. Komnas HAM memastikan, baik Ferry Kombo ataupun Alexander Gobay akan membantu kepolisian untuk mengungkap fakta sebenarnya dibalik kerusuhan yang terjadi di Kota Jayapura.

“Betul bahwa ada penyusupan saat itu. Kedua orang ini menyesal karena dalam waktu dekat akan wisuda. Mereka berdua sudah menyatakan akan mendukung seluruh upaya hukum kepolisian dan akan kooperatif,” kata Frits.

Komnas HAM juga memastikan bahwa seluruh tahanan yang terkait kasus kerusuhan Jayapura dalam kondisi baik, dan diperlakukan secara manusiawi oleh aparat. Dikatakan, terkait dengan kehadiran aparat saat ini itu sangat penting dalam prespektif HAM. Hal ini untuk memberikan kepastian hak atas rasa aman, sehingga tindakan aparat TNI-Polri harus berpedoman pada prosedur tetapnya tentang penanganan dan pelayanan.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



KPK Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Suap Bupati Pakpak Bharat - Gudang Berita Viral KPK Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Suap Bupati Pakpak Bharat
Senin, 23 Sep 2019, 22:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Gedung Sekolah Roboh, 7 Siswa Tewas dan Puluhan Lainnya Luka-Luka - Gudang Berita Viral Gedung Sekolah Roboh, 7 Siswa Tewas dan Puluhan Lainnya Luka-Luka
Senin, 23 Sep 2019, 22:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Rusuh di Uncen, Polri: 3 Mahasiswa Tewas Diduga Terkena Peluru Karet - Gudang Berita Viral Rusuh di Uncen, Polri: 3 Mahasiswa Tewas Diduga Terkena Peluru Karet
Senin, 23 Sep 2019, 22:00:08 WIB, Dibaca : 2 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print