Senin, 16 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Sabtu, 07 Sep 2019, 13:00:13 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Belum Ada Regulasi, Smartfren Kok Berani Rilis E-SIM? - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Smartfren resmi mengenalkan layanan kartu SIM virtual atau e-SIM untuk digunakan pengguna smartphone di Indonesia. Di Indonesia sendiri, baru perangkat iPhone yang mendukung layanan seluler berbasis e-SIM. Itu pun terbatas pada tipe iPhone XR, iPhone XS, dan iPhone XS Max.

Dengan dikenalkannya e-SIM oleh Smartfren, secara tidak langsung operator telekomunikasi seluler itu menjadi yang pertama menggelar layanan e-SIM di Tanah Air. Sebelumnya sudah ada XL Axiata yang juga sempat memamerkan layanan e-SIM, namun karena penggunaannya terbatas pada iPhone, XL Axiata urung merilis layanan e-SIM-nya dan memilih menunggu sampai banyak device hadir mendukung teknologi tersebut.



Teknologi e-SIM sebelumnya menjadi perbincangan karena kehadiran trio iPhone terbaru di Indonesia. Seperti sudah disinggung di atas, ketiganya yakni iPhone XR, XS, dan XS Max yang sudah membawa teknologi chip e-SIM di dalam perangkatnya.

Sejak trio iPhone tersebut diluncurkan dengan dukungan e-SIM, operator seluler di Indonesia kompak menyatakan bahwa untuk bisa menggelar layanan e-SIM masih menunggu regulasi dari pemerintah. Namun, meski hingga saat ini regulasi belum ada, Smartfren justru berani menggelar layanan tersebut.

Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys menyebut bahwa untuk e-SIM saat ini tidak diperlukan regulasi khusus. “E-SIM nggak perlu aturan khusus menurut saya, karena ini berbentuk chip saja, bukan slot,” ujar Merza di Jakarta, Jumat (6/9).

Untuk regulasi, lanjut dia, yang perlu diatur terkait E-SIM adalah penggunaannya. “Yang perlu diatur terkait e-SIM adalah penggunaannya. Untuk apa, digunakan ke mana. Misalnya, kalau perangkat Internet of Things (IoT) seperti jam pintar atau kacamata pintar pakai e-SIM juga, itu jadi bisa nelepon, nah itu yang diatur,” jelasnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Setyarso Widodo. Dirinya dalam kesempatan yang sama mengaku sampai saat ini masih mencermati hal-hal apa saja yang perlu diatur dalam layanan e-SIM.

“Masih kita cermati. Yang jelas concern kita adalah membuat efisiensi bagi operator dengan tidak membuat SIM fisik, meningkatnya registrasi di gerai layanan, bisnis model, dan sebagainya. Sejauh ini belum ada regulasi khusus. Regulasi pun mengatur masalah aplikasinya kemana dan untuk apa nantinya, biar jalan saja dulu,” terangnya.

Dalam layanan e-SIM, Setyardi menambahkan, operator akan bisa berhemat banyak. Dia mencontohkan, untuk SIM fisik, rata-rata diperlukan harga Rp 15 ribu paling murah untuk siap dipakai konsumen. Harga tersebut belum termasuk biaya lainnya seperti biaya distribusi dan banyak lagi.

“Sekarang dengan e-SIM, operator tidak lagi menanggung biaya operasional SIM fisik itu tadi. Ini akan membawa penghematan dari sisi operator dan negara juga,” tukasnya.

Untuk e-SIM, saat ini Smartfren baru mendukung layanan e-SIM untuk perangkat iPhone terbaru saja. Sementara untuk perangkat IoT dan smartphone berbasis Android, Smartfren menyebut hal itu masih harus menunggu.

Diketahui, smartphone Android yang mendukung layanan e-SIM juga dimiliki oleh Samsung dan Google melalui perangkat Pixel. Sementara untuk perangkat IoT, jam tangan pintar atau smartwatch dari Apple dan Samsung serta beberapa pabrikan lainnya, saat ini juga sudah ada yang hadir dengan teknologi tersebut.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Belum Bisa Bertemu Jokowi, Pimpinan KPK Tetap Bekerja Seperti Biasa - Gudang Berita Viral Belum Bisa Bertemu Jokowi, Pimpinan KPK Tetap Bekerja Seperti Biasa
Senin, 16 Sep 2019, 15:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Perpaduan Warna Berani Ala Maggie Hutahuruk di New York Fashion Week - Gudang Berita Viral Perpaduan Warna Berani Ala Maggie Hutahuruk di New York Fashion Week
Senin, 16 Sep 2019, 15:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Sepekan Perluasan Ganjil Genap, Polisi Tilang 8.014 Kendaraan - Gudang Berita Viral Sepekan Perluasan Ganjil Genap, Polisi Tilang 8.014 Kendaraan
Senin, 16 Sep 2019, 15:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print