Rabu, 13 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Minggu, 27 Okt 2019, 13:00:11 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Beda Zaman Warnai Lika-Liku Karir dan Kehidupan Model di Balik Runway - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Menjadi seorang model tidak mudah. Penampilan yang menarik, postur tubuh tinggi semampai, dan mampu berjalan lenggak lenggok di atas runway, itu saja tidak cukup. Ternyata menjadi seorang model yang baik, tidak bisa instan tetapi melalui sebuah proses.

Setidaknya hal itulah yang dilakukan Juwita Rahmawati dalam menekuni profesinya sebagai seorang model. Gadis kelahiran Malang, 26 April 1988 ini konsisten menekuni karirnya sebagai model sejak remaja. Lulusan S2 Marketing Komunikasi London School ini merupakan sosok model yang cukup konsisten dalam perjalanan karirnya.



Juwita sudah belasan tahun menjadi model. Segudang prestasi pun sudah diraihnya. Dimulai dari kompetisi Gading Model Search tahun 2006, kemudian Pelangi Model Hunt tahun 2008. Selain itu, dia berhasil meraih juara pada kompetisi wajah Femina tahun 2013. Sejak itulah karirnya terbuka lebar. Paling bergengsi, Juwita meraih gelar dalam ajang Asian Model Star sebagai perwakilan Indonesia.

Belakangan namanya terus dikenal karena menjadi Brand Ambassador perhelatan bergengsi Jakarta Fashion Week. Wita, sapaannya, bertugas menjadi juru bicara selama sepekan penuh selama pelaksanaan Jakarta Fashion Week.

“Dulu awalnya saya masuk modeling ikut lomba-lomba kompetisi. Ibu saya rajin ajakin ikut lomba, kompetisi modeling. Dari mulai remaja ceria, sampul majalag, wajah Femina, dan lainnya. Mungkin ibu saya punta feeling lihat potensi anaknya,” kata Juwita saat berbincang dengan gudangberitaviral.com baru-baru ini.

Model membawakan koleksi ‘Jana’ dari Kami. yang menggunakan seni menjahit Korea di JFW 2020. (Dery Ridwansah/gudangberitaviral.com)

Juwita benar-benar memulai karirnya dari awal di maba era media sosial belum ada seperti sekarang. Maka tidak mudah baginya, bukan instan tetapi sebuah proses. Selain ikut banyak kompetisi, Juwita juga rajin memasukkan foto-fotonya ke sejumlah agensi.

“Awalnya saat itu sekitar 2004-2005. Iya ikut lomba catwalk. Dulu waktu awal-awal sering kurang beruntung. Ikut lomba mentok jadi finalis, enggak pernah menang. Lalu namanya kita coba ya terus-terusan. Akhirnya banyak ketemu dengan orang-orang di bidang fashion modeling, diajak kerja bareng, dapat koneksi,” jelasnya.

Maka karirnya mulai serius dijalaninya saat 2006 mengikuti kompetisi Gading Model Search. Saat itu hampir semua angkatannya saat ini sudah menjadi super model. Salah satunya yang sama satu angkatan dengannya adalah Bunga Jelita.

“Sejak itu lalu sering show di mal, biasanya diajakin agensi-agensi. Mulai deh tahu link di dunia fashion,” ungkapnya.

Dulu Sulit Tak Seperti Sekarang

Era media sosial membuat apapun serbamudah. Saat ini asal punya wajah menarik, tubuh bagus, lalu posting di media sosial, sudah bisa menarik perhatian agensi model. Tidak demikian apa yang dijalani Wita dulu. Dia harus secara konvensional ulet dan sabar menarik perhatian agensi.

“Dulu susah jadi model. Kalau zaman dulu enggak ada sosmed ya. Baru booming beberapa tahun ini kan ya. Calon model harus usaha personal konvensional masukin foto ke agensi. Coba deh sekarang, taruh foto di Instagram saja sudah banyak agensi yang DM ‘mau enggak ikutan casting’. Lebih mudah sekarang, dulu lebih berjuang,” ungkap pencinta bakso itu.

Sebab Juwita merasakan betul sulitnya menapaki karir sebagai model. Dia pun memiliki bekal ilmu yang cukup tinggi selain pengalaman. Dia sempat belakar sekolah modeling bersama model senior Okky Asokawati.

“Iya dulu saya ikut Okky modeling. Okky Asokawati. Sekolah dan banyak ilmu yang saya dapatkan. Sampai sekarang masih hubungan baik dengan beliau,” tuturnya.

Jaga Sikap

Juwita berharap para model muda yang saat ini sudah mendapatkan banyak peluang, agar tetap rendah hati dan menjaga sikap. Dia mendorong para model muda untuk bisa terus mengasah diri, jangan cepat puas. Kejarlah mimpi selagi masih muda.

“Selagi banyak prestasi bisa diambil. Mungkin ada sebagian merasa sudah bisa masuk cover majalah ini itu jadi sombong. Percayalah dunia ini berubah cepat maka wajib jaga attitude. Jaga sikap di dunia fashion,” tegasnya.

Juwita menyarankan kepada model-model muda yang kini jauh lebih mudah mendapatkan akses untuk tetap bisa bersikap down to earth. Dia mengakui banyak juga generasi penerusnya yang merasa jumawa atau sombong ketika sudah terkenal dan memiliki banyak pengikut di media sosial.

“Jujur ya attitude-nya memang masih harus dijaga. Ada beberapa yang sering dirasa, eh ini siapa sih, kok gimana banget ya sikapnya. Ternyata saat cek media sosialnya, oh follower-nya banyak banget. Oh jebolan internasional ini itu. Ya boleh berbangga hati tetapi tetap harus rendah hati, karena attitude yang baik akan bisa menunjang karir tetap bertahan,” ujarnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, Beda Zaman Warnai Lika-Liku Karir dan Kehidupan Model di Balik Runway

Tag: News



 PGN Raih 3 Penghargaan MarCom Awards 2019  - Gudang Berita Viral PGN Raih 3 Penghargaan MarCom Awards 2019
Rabu, 13 Nov 2019, 07:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Harga Minyak Berjangka Berakhir Terbatas  - Gudang Berita Viral Harga Minyak Berjangka Berakhir Terbatas
Rabu, 13 Nov 2019, 07:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Ketum PSSI Bertemu Presiden AFC di Kuala Lumpur  - Gudang Berita Viral Ketum PSSI Bertemu Presiden AFC di Kuala Lumpur
Rabu, 13 Nov 2019, 07:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print