Rabu, 16 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 30 Sep 2019, 16:00:08 WIB, 11 View Tim Redaksi, Kategori : News
Batal Diperiksa Penyidik KPK, Anggota BPK Rizal Djalil Mengeluh Sakit - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) batal memeriksa anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rizal Djalil. Ia sedianya akan diperiksa dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun anggaran 2018.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Rizal sempat datang pada pukul 09.00 WIB pada Senin (30/9) ke Gedung KPK. Namun, saat akan diperiksa tim penyidik menyatakan Rizal mengeluh sakit.



“Akhirnya tidak jadi dilakukan pemeriksaan karena yang bersangkutan mengeluh sakit,” kata Febri saat dikonfirmasi.

Oleh karenanya, penyidik terpaksa membatalkan pemeriksaan terhadap Rizal yang sebelumnya akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka Leonardo Jusminarta.

“Namun, pemeriksaan akan dijadwalkan kembali,” ucap mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) ini.

Sementara itu, lanjut Febri, Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama Leonardo Jusminarta yang juga tersangka dalam kasus ini telah memenuhi panggilan KPK. Penyidik sedianya akan melakukan pemeriksaan silang terhadap Rizal dan Leonardo.

“Saksi Leonardo JP sedang dalam proses pemeriksaan oleh penyidik,” jelas Febri.

Dalam pengembangan perkata, tim penyidik KPK juga telah menggeledah kantor PT Minarta Dutahutama di Tower Ayodya, Jakarta, pada Jumat (27/9) malam. Hasil penggeledahan itu, KPK mengamankan barang bukti dokumen proyek SPAM.

“Dari penggeledahan tersebut disita sejumlah dokumen proyek SPAM dan barang bukti elektronik,” jelasnya.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan dua orang tersangka dalam pengembangan perkara ini. Kedua orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni, anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rizal Djalil (RIZ) dan Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama (MD) Leonardo Jusminarta Prasetyo (LJP).

KPK menduga, Rizal menerima aliran dana sebesar SGD 100 ribu dari Leonardo. Uang tersebut diberikan Leonardo lantaran Rizal membantu perusahaan milik Leonardo untuk mendapatkan proyek SPAM jaringan Distribusi Utama (JDU) Hongaria dengan anggaran Rp 79,27 miliar.

Sebagai pihak yang diduga penerima Rizal disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sedangkan Leonardo sebagai pihak yang diduga Pemberi  disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

 




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Maizura Nyanyikan Single OST Film Bebas ‘Aku Tanpamu’ - Gudang Berita Viral Maizura Nyanyikan Single OST Film Bebas ‘Aku Tanpamu’
Rabu, 16 Okt 2019, 02:00:10 WIB, Dibaca : 0 Kali
KPK Menduga Ada Transaksi Rp 1,5 Miliar Terkait OTT di Kaltim - Gudang Berita Viral KPK Menduga Ada Transaksi Rp 1,5 Miliar Terkait OTT di Kaltim
Rabu, 16 Okt 2019, 02:00:10 WIB, Dibaca : 0 Kali
 PUBG Mobile Campus Championship Resmi Digelar  - Gudang Berita Viral PUBG Mobile Campus Championship Resmi Digelar
Rabu, 16 Okt 2019, 02:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print