Rabu, 16 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Sabtu, 28 Sep 2019, 18:00:07 WIB, 5 View Tim Redaksi, Kategori : News
Batal Buang Semburan Lumpur Kutisari ke Lapindo - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Semburan minyak bercampur air dan lumpur memasuki hari keempat kemarin (27/9). Kian hari jumlah kandungan air kian banyak. Meski demikian, rencana untuk membuang material semburan ke lumpur Lapindo Sidoarjo tidak bisa dilakukan. Sebab, kandungan minyaknya berbahaya bagi lingkungan.

Kemarin 22 drum sudah mengantre di depan rumah nomor 19 Jalan Kutisari Indah Utara III. Tong besi tersebut berisi material yang dikumpulkan petugas saat berjaga di sana siang malam.



Mereka menimba material agar tidak meluber dan mencemari lingkungan sekitar. Alternatif pembuangan permanen memang belum diputuskan Masih menemui jalan buntu. Sebelumnya, 24 drum diangkut ke salah satu perusahaan transporter dan pengolahan limbah di Surabaya. ’’Mereka sudah punya izin untuk pengolahannya. Nah, kami dibantu untuk mengangkutnya. Tetapi cuma sekali saja,’’ ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya Eko Agus Supiadi.

Kemarin 22 drum diangkut ke lapangan kosong yang tidak jauh dari lokasi semburan. Satu unit buldoser milik pemkot dikerahkan untuk memindahkan tong besi itu agar tidak menumpuk dan memakan badan jalan.

Eko menyebut penanganan permanen akan diputuskan bersama dinas energi sumber daya mineral (ESDM) yang memiliki wewenang. ’’Untuk selanjutnya, kami masih koordinasi. Akan dikemanakan material itu,’’ jelasnya.

Dia mengatakan memang ada beberapa opsi untuk membuang limbah tersebut. Misalnya, membuangnya ke lumpur Lapindo di Sidoarjo atau fasilitas pertambangan milik Pertamina di Bojonegoro. Namun, opsi pertama tidak bisa dilakukan. Sebab, kandungan lumpur Lapindo berbeda dengan semburan di Surabaya. Kandungan minyak dianggap terlalu berbahaya jika dibuang secara langsung.

Rencananya, tim Pertamina dalam waktu dekat turun untuk melakukan penelitian. Eko menuturkan, pihaknya bakal mengukur kandungan dalam material semburan. Setelah itu, penampungan material semburan baru bisa diputuskan. ’’Pastinya nanti Pertamina yang menangani,’’ ucapnya.

Berdasar pantauan terakhir, kandungan metana di lokasi sudah menurun. Dari 66 persen menjadi 40 persen. Meski volume semburan meningkat, kandungannya didominasi air. Bukan minyak sebagaimana kejadian awal.

Sementara itu, semakin hari semakin banyak warga Surabaya yang penasaran dengan lokasi tersebut. Misalnya, kemarin, lokasi itu disambangi siswa dari salah satu sekolah di Kutisari. ’’Kami ada pemetaan wilayah untuk ekstrakurikuler Pramuka. Nah, salah satu titik yang ditandai di sini,’’ ujar Agus Siswanto, pembina Pramuka.

Keysia Aurellia, salah satu siswa, mengatakan bahwa dirinya memang sudah mendengar kabar soal adanya semburan di kawasan sekolahnya. Namun, baru kali ini dia melihatnya langsung. ’’Bisa tahu langsung sekalian belajar,’’ kata siswa kelas V itu.

Memang, lokasi tersebut tidak berbahaya bagi lingkungan. Hanya, sebagai antisipasi, petugas satpol PP memasang garis pengaman serta larangan merokok untuk menghindari kebakaran.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Maizura Nyanyikan Single OST Film Bebas ‘Aku Tanpamu’ - Gudang Berita Viral Maizura Nyanyikan Single OST Film Bebas ‘Aku Tanpamu’
Rabu, 16 Okt 2019, 02:00:10 WIB, Dibaca : 0 Kali
KPK Menduga Ada Transaksi Rp 1,5 Miliar Terkait OTT di Kaltim - Gudang Berita Viral KPK Menduga Ada Transaksi Rp 1,5 Miliar Terkait OTT di Kaltim
Rabu, 16 Okt 2019, 02:00:10 WIB, Dibaca : 0 Kali
 PUBG Mobile Campus Championship Resmi Digelar  - Gudang Berita Viral PUBG Mobile Campus Championship Resmi Digelar
Rabu, 16 Okt 2019, 02:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print