Selasa, 17 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 06 Sep 2019, 16:00:07 WIB, 2 View Tim Redaksi, Kategori : News
Banggar dan Pemerintah Sepakati Postur Sementara RAPBN 2020 - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyepakati postur sementara Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2020. Hasilnya, ada beberapa perubahan asumsi makro ekonomi dan sasaran pembangunan pada tahun depan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, salah satu asumsi makro yang mengalami perubahan ialah harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) yang mengalami koreksi. Yakni, semula dari 65 dolar AS per barel menjadi 63 dolar AS per barel.



Ia mengatakan, penyesuaian harga minyak mentah tersebut karena dinamika ekonomi yang diakibatkan perang dagang, sehingga menimbulkan ikut menyusutnya harga ICP. Namun Sri Mulyani memastikan, adanya penurunan itu tidak mengubah kebijakan yang dilakukan pemerintah.

“Jadi ini tidak menurunkan apa-apa, ini hanya implikasi dari asumsi. Pengurangannya karena perubahan asumsi, tidak ada perubahan dari sisi policy-nya,” kata Sri Mulyani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (6/9).

Selain perubahan asumsi ICP, lifting minyak bumi juga diusulkan meningkat dari 734 ribu barel per hari menjadi 755 ribu per hari. Demikian juga biaya operasi atau cost recovery juga diasumsikan turun dari 11,58 miliar dolar AS menjadi 10 miliar dolar AS.

Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi tetap di angka 5,3 persen, inflasi 3,1 persen, nilai tukar rupiah Rp 14.400 per dolar AS dan tingkat bunga SPN 3 Bulan 5,4 persen. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga memaparkan postur sementara APBN 2020 dari sisi pendapatan negara berubah dari Rp 2.221,5 triliun menjadi Rp 2.233,2 triliun.

Asumsi target pendapatan pun meningkat 11,6 persen. Adapun pemaksimalan dari pendapatan itu dikerek dari penerimaan perpajakan dari Rp 1.861,8 triliun naik Rp 3,9 triliun menjadi Rp 1.865,7 triliun. Sementara itu, Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) naik dari target awal Rp 359,3 triliun menjadi Rp 367 triliun atau naik Rp 3,9 triliun.

“Target tax ratio naik dari 11,50 persen menjadi 11,56 persen dalam postur sementara APBN 2020,” bebernya.

Sedangkan dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dengan adanya perubahan asumsi itu, maka ada beberapa implikasi. PNBP sumber daya minyak akan naik Rp 6 triliun, sumber daya alam gas akan naik Rp 700 miliar dan dari DMO akan kenaikan 15,9 miliar.

Sementara itu, kenaikan Kekayaan Negara Dipisahkan (KND) dalam bentuk deviden ada kenaikan extra effort Rp 1 triliun. Dengan demikian, total PNBP secara netto ada kenaikan Rp 7,7 trilyun. Sementara itu, keseimbangan primer tetap di jaga Rp 12 triliun dan defisit anggaran sebesar 1,76 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sedangkan pembiayaan anggaran sebesar Rp 307,2 triliun di 2020.

“Sehingga di dalam postur RAPBN 2020 terjadi kenaikan negara sebesar 19,6 trilun,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Banggar Kahar Muzakir menyetujui postur sementara yang diajukan oleh pemerintah. “Jadi dapat disetujui ya postur sementara APBN 2020 ini,” kata Kahar sembari mengetuk palu sidang.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Serangan ke Arab Saudi Naikkan Risiko Premium  - Gudang Berita Viral Serangan ke Arab Saudi Naikkan Risiko Premium
Selasa, 17 Sep 2019, 03:00:09 WIB, Dibaca : 1 Kali
 73 Calon Pegawai PLN Jalani Pembinaan Karakter  - Gudang Berita Viral 73 Calon Pegawai PLN Jalani Pembinaan Karakter
Selasa, 17 Sep 2019, 03:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Mane dan Salah Sudah Baikan  - Gudang Berita Viral Mane dan Salah Sudah Baikan
Selasa, 17 Sep 2019, 03:00:09 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print