Kamis, 14 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Sabtu, 02 Nov 2019, 21:00:09 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Aturan Jam Buka Supermarket Sidoarjo: Pengusaha Takut Kehilangan Omset - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Pemkab mulai menyosialisasikan perda penataan toko ritel modern. Beberapa pengusaha mulai melakukan penyesuaian. Mulai pembatasan jam operasional hingga jarak zonasi pendirian.

Salah satunya PT Hero Supermarket Tbk. Semula, supermarket yang berada di kawasan Taman Pinang Indah itu buka pukul 08.00 hingga 22.00. Kini swalayan tersebut harus buka mulai pukul 10.00. ”Karena aturan, ya harus mengikuti. Tapi, butuh waktu untuk menyesuaikan,” kata Kepala HRD PT Hero Supermarket Tbk Sidoarjo Muhammad Saiful Anam.



Anam mengakui, jam buka toko yang dua jam lebih siang dapat mengganggu nilai omzet. Selain itu, pengunjung telah terbiasa berbelanja pukul 08.00. Bahkan, sebelum jam itu, ada pula yang sampai menggedor pintu agar swalayan buka lebih cepat. ”Bayangkan, dua jam di awal hilang begitu saja. Omzet yang biasa didapat akan hilang,” terangnya.

Belum lagi, pihaknya perlu memperhatikan jadwal pengisian pasokan ke dalam toko. Menurut dia, kegiatan itu membutuhkan waktu pagi hari, sebelum pengunjung berbelanja. Dengan begitu, barang yang akan dijual siap untuk dibeli. ”Keberadaan kami tidak terlalu mengganggu pasar rakyat. Setiap penjual punya pangsa pasar masing-masing. Tidak akan mati karena pasar modern,” tambah dia.

Sementara itu, Section Head Legal License PT Lion Superindo Wilayah Jatim Gultom Aliong menambahkan, pihaknya memiliki lima supermarket yang tersebar di Kota Delta. Selama ini, Superindo buka mulai pukul 08.00 untuk loading barang. Satu jam berikutnya, pengunjung dapat berbelanja. ”Tidak masalah dengan jadwal operasional. Bisa disesuaikan,” katanya.

Namun, lanjut Gultom, pihaknya sedikit berkeberatan dengan batasan jarak pendirian ritel modern dengan pasar rakyat. Jarak terdekat 1 km. Menurut dia, aturan itu akan menghambat inventasi. ”Sebelumnya hanya berjarak 500 meter, kini bertambah dua kali lipat. Padahal, kami mau ekspansi dengan buka cabang baru. Kami harus menunda dulu karena perlu penyesuaian lagi,” tambahnya.

Kepala Kanwil IV (Jatim, Jateng, DIJ, Bali, NTB, dan NTT) Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Dendy Rakhmad Sutrisno menambahkan, pemberlakuan jam kerja dan zonasi di Kota Delta bertujuan membuka peluang pasar rakyat dan pelaku UMKM untuk dapat berkembang. Tantangan pemkab adalah pemberdayaan. ”Tapi, jangan korbankan konsumen,” ucap dia.

Dendy menuturkan, setiap pemilik ritel modern harus jeli dalam melihat aturan yang berlaku. Harapannya, perda yang dibuat tidak hanya memberikan kepastian hukum, tapi juga keadilan dan manfaat bagi semua pihak. ”Daerah butuh investasi, tapi juga butuh keberpihakan terhadap pasar tradisional dan konsumen,” tutur dia.

Terkait dengan jam operasional, swalayan harus memberi kesempatan pasar rakyat untuk melangsungkan aktivitas jual beli di pagi hari. Kalau malam, bagaimana? ”Itu bisa jadi peluang pasar tradisional dan toko kelontong untuk buka di atas pukul 22.00. Tantangan pemkab untuk dapat memberdayakan itu,” tambah dia.

Salah satu konsumen, Nanang Kurniawan, mengatakan berkeberatan jika ada pembatasan jam operasional ritel modern. Selama ini, dia mencari keperluan mendadak saat malam di minimarket yang buka 24 jam. Apalagi, lanjut Nanang, aktivitas warga Kota Delta juga sehari penuh. ”Toko kelontong dan pasar tradisional belum ada yang buka,” ujarnya.

Yakin Tak Hambat Investasi

Ketua DPRD Sidoarjo Usman mengatakan, perda tersebut bertujuan mengatur, menertibkan, dan memberikan kesempatan kepada pengusaha kecil untuk berkembang. ”Semangatnya ke arah situ,” ucap dia.

Apalagi, pengaturan jaraknya sudah jelas. Pengusaha kecil maupun pasar tradisional akan kembali jadi jujukan konsumen. ”Biar pengusaha kecil jangan sampai mati, makanya diatur melalui perda itu,” papar dia.

Usman menambahkan, berlakunya perda tersebut tidak akan sampai menghambat investasi yang masuk ke Kota Delta. ”Sidoarjo masih menjadi pilihan bagi investor untuk mendirikan usaha,” terang dia. 




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, Aturan Jam Buka Supermarket Sidoarjo: Pengusaha Takut Kehilangan Omset

Tag: News



Tenaga Surya jadi Sumber Energi Utama ’10 Bali Baru’ - Gudang Berita Viral Tenaga Surya jadi Sumber Energi Utama ’10 Bali Baru’
Kamis, 14 Nov 2019, 21:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
3 Tempat Wisata Baru di Bogor, Sudah Pernah ke Sana? - Gudang Berita Viral 3 Tempat Wisata Baru di Bogor, Sudah Pernah ke Sana?
Kamis, 14 Nov 2019, 21:00:08 WIB, Dibaca : 0 Kali
Pernah Mogok Makan Demi Kurus, Prilly Latuconsina: Itu Hal Terbodoh - Gudang Berita Viral Pernah Mogok Makan Demi Kurus, Prilly Latuconsina: Itu Hal Terbodoh
Kamis, 14 Nov 2019, 21:00:07 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print