Minggu, 17 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Sabtu, 02 Nov 2019, 10:00:11 WIB, 5 View Tim Redaksi, Kategori : News
Anies Turunkan Tim Adhoc Periksa ASN Untuk Kasus Anggaran Bombastis - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran (KUA-PPAS) 2020 DKI Jakarta menuai kontroversi. Karena di dalamnya termuat sejumlah anggaran bombastis yang tidak masuk akal. Diantaranya lem aibon Rp 82 miliar, bolpoin Rp 124 miliar, influencer Rp 5 miliar dan lain sebagainya.

Terkait itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan akan menindak tegas jajarannya yang bekerja asal-asalan. Orang-orang yang terlibat dalam penyusunan dan penginputan anggaran ini akan diperiksa satu per satu.



“Mereka-mereka yang mengerjakannya di cara yang seenaknya akan kami periksa semuanya. Jadi semua yang kerja kemarin dengan yang terjadinya, asal jadi, kita akan periksa menggunakan tim adhoc,” kata Anies di Balaikota Jakarta, Jumat (1/11).

Bagi yang terbukti bekerja sembarangan maka akan diberikan sanksi sesuai pelanggaran yang dibuat. Anies menjelaskan, tim adhoc bekerja berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang merujuk kepada PP 53/2010 tentang disiplin PNS.

Tim ini yang selalu diturunkan apabila ada dugaan pelanggaran kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk nama-nama yang akan diperiksa sendiri, tim adhoc masih menunggu dari Bappeda.

“Jadi intinya adalah mereka yang tidak menjalankan dengan disiplin, di situ mereka yang akan diperiksa,” imbuhnya.

Di sisi lain, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga akan memperbaiki sistem e-budgeting. Nantinya diharapkan sistem ini bisa mendeteksi anggaran-anggaran yang tidak masuk akal. Dan menolak input atas anggaran bombastis.

“Kalau kemarin ada nilai Rp 82 miliar itu kan common sense saja tidak bisa diterima. Atau yang saya tunjukkan tadi malam, membeli penghapus Rp 83 miliar sudah nggak masuk akal. Yang begitu oleh sistem seharusnya bisa ditolak. Itu penting supaya kita bisa membedakan antara kekeliruan dengan manipulasi,” tegas Anies.

Diketahui, Anggota DPRD Fraksi Partai Solidaritas Indonesia DKI Jakarta, William Aditya Sarana menemukan berbagai anggaran fantastis dalam rapat KUA-PPAS. William mengungkap anggaran Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat sebesar Rp 82 miliar untuk lem Aibon dalam penyediaan alat tulis kantor.

Kemudian, PSI juga menemukan anggaran pengadaan bolpoin sebesar Rp 124 miliar di Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur. Selain itu, anggaran Rp 121 miliar juga ditemukan untuk pengadaan 7.313 unit komputer di Dinas Pendidikan.

Lalu, ada beberapa unit server dan storage dianggarkan senilai Rp 66 miliar oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik. “Itu baru sebagian saja, masih ada puluhan lainnya yang akan kami tanyakan satu-satu. Kami sudah ikuti rapat Komisi beberapa hari ini, dan tiap kali diminta buka detail anggaran Pemprov selalu mengelak,” kata William di DPRD DKI Jakarta.




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, Anies Turunkan Tim Adhoc Periksa ASN Untuk Kasus Anggaran Bombastis

Tag: News



Waspadai Diabetes pada Anak-anak, Kenali Gejalanya - Gudang Berita Viral Waspadai Diabetes pada Anak-anak, Kenali Gejalanya
Minggu, 17 Nov 2019, 17:00:11 WIB, Dibaca : 0 Kali
Cak Nun: Milenial Harus Seimbangkan Ilmu Pengetahuan dan Agama - Gudang Berita Viral Cak Nun: Milenial Harus Seimbangkan Ilmu Pengetahuan dan Agama
Minggu, 17 Nov 2019, 17:00:11 WIB, Dibaca : 0 Kali
Musik Patrol Jember: Manfaatkan Kenong sebagai Tanda Pemanggil Merpati - Gudang Berita Viral Musik Patrol Jember: Manfaatkan Kenong sebagai Tanda Pemanggil Merpati
Minggu, 17 Nov 2019, 17:00:11 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print