Senin, 26 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 06 Agu 2019, 09:00:07 WIB, 3 View Tim Redaksi, Kategori : News
Anak Kos Hijrah ke Hotel saat Mati Listrik - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Padamnya listrik (blackout) di sebagian wilayah Jawa membuat aktivitas publik nyaris lumpuh, termasuk masyarakat di Jabodetabek. Masyarakat kesulitan untuk mengisi daya ulang baterai ponsel, melakukan kegiatan sehari-hari, hingga sulitnya mencari transportasi. Sementara bagi sektor bisnis dan perhotelan, ternyata merasakan dampak yang berbeda-beda.

Sektor perhotelan di wilayah Anyer, Banten, ternyata sudah mengalami kerugian sejak peristiwa gempa dengan magnitudo 6,9 di Banten. Hotel di sana semakin rugi ditambah adanya blackout PLN.



“Pemadaman listrik pada Minggu (4/5) terjadi pada 11.30-21.30 merata di wilayah Serang dan Cilegon serta Anyer. Lalu pada Senin (5/8) masih mati lampu pukul 18.30-19.30 tidak merata atau sebagian saja,” kata Anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten, Exberg Kaary kepada gudangberitaviral.com, Senin (5/8).

Sejauh ini belum ada surat edaran atau keluhan yang dikeluarkan PHRI. Meski begitu, kekecewaan dirasakan para pelaku industri perhotelan.

“Pengunjung banyak yang kecewa dengan PLN. Dampak ke wisatawan belum terlalu, tapi dampak gempa pada hari Jumat malam sangat terasa karena pada saat itu banyak yang langsung check out atau cancel pada Sabtu,” tuturnya.

Ditambah lagi listrik padam pada Minggu (5/8) membuat tamu hotel pulang lebih cepat. Meski setiap hotel umumnya menggunakan genset, namun kerugian akibat kedua peristiwa itu tetap terasa.

“Kerugian otomatis ada karena kami pasti menghidupkan genset. Tapi besarnya (kerugian) tidak sama setiap hotelnya,” jelasnya.

Hotel di Jakarta Raup Untung

Berbeda dari di Anyer, Banten, hotel di Jakarta malah kebanjiran rezeki. Pengunjung yang didominasi kaum urban justru lebih senang memanfaatkan momen padamnya listrik sebagai ajang menginap sementara (staycation). Sebab para tamu umumnya memilih sesuatu yang lebih praktis ketimbang harus bertahan di rumah tanpa listrik.

“Kenaikan jumlah tamu drastis pada hari Minggu (4/8) mencapai 50-85 persen,” kata Marketing and Communications Manager Aston Priority Simatupang Hotel and Conference Center Paundra Hanutama.

Umumnya tamu yang datang lengkap sekeluarga bersama anak-anak. Mereka juga memesan untuk 1-2 malam sebagai langkah antisipasi listrik yang belum normal.

“Setiap tamu umumnya memesan 1-2 kamar, umumnya yang datang adalah keluarga,” jelas Paundra.

Tentunya meski pihak hotel menyiapkan genset, tetap merasakan dampak akibat padamnya listrik. Salah satunya penambahan biaya solar untuk genset. Selain itu, saat listrik padam jaringan WiFi sempat terganggu.

“Sejauh ini berjalan seperti biasa. Sempat sih kendala di jaringan WiFi tapi bisa teratasi,” pungkasnya.

Hotel Budget jadi Pilihan Anak Kos
Salah satu korban terdampak blackout PLN adalah Ruli, 25. Karyawan swasta sebuah perusahaan multinasional ini merasakan dampak pemadaman listrik PLN sejak Minggu (4/8) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Kosan panas, dan yang paling menyusahkan itu tidak ada air,” kata penghuni salah satu kos di Kwitang, Senen, Jakarta Pusat itu.

Pada siang itu, sinyal provider seluler Ruli masih bisa diandalkan, meski tak selancar hari-hari biasanya. Namun, untuk aktivitas lain, blackout PLN cukup menyusahkan. Apalagi Ruli harus menyicil mengerjakan pekerjaan kantor untuk Senin.

Menurut Ruli, beberapa hotel tiba-tiba menaikkan harga. Bahkan sejumlah hotel budget sekalipun. Contohnya, salah satu hotel di kawasan Menteng, Jakarta pusat.

Pada sekitar pukul 14.00 WIB, harga kamar superior yang terpantau di aplikasi pesan hotel dan tiket yakni Rp 385.000 per malam. Harga kamar tersebut tiba-tiba melambung menjadi Rp 465.000 per malam pada sekitar pukul 16.30 WIB.

“Kami mencoba telepon hotel, tapi sinyal sudah mulai susah. Kami ingin memastikan bahwa hotel tersebut memiliki genset,” kata wanita asal Tegal ini.

Akhirnya, Ruli bersama kedua temannya menemukan hotel budget di dekat kos mereka yang paling miring harganya. Ruli memesan satu kamar jenis superior dengan harga Rp 306.000 per malam.

Saat tiba di hotel seberang Masjid Cut Meutia, kata Ruli, resepsionis hotel langsung menyambut, dan mengatakan bahwa banyak juga tamu keluarga yang menginap lantaran listrik mati. “Kena mati listrik juga ya, mbak? Tadi juga banyak tamu yang datang, keluarga-keluarga,” ucap Ruli menirukan resepsionis.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 BPJS Dibantu China,Luhut Sebut Hanya Sebatas Saran  - Gudang Berita Viral BPJS Dibantu China,Luhut Sebut Hanya Sebatas Saran
Senin, 26 Agu 2019, 03:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Pep: Silva Pemain Terbaik Yang Pernah Saya Lihat  - Gudang Berita Viral Pep: Silva Pemain Terbaik Yang Pernah Saya Lihat
Senin, 26 Agu 2019, 03:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Pemprov Jabar Kirim Lima Ulama Dakwah ke Inggris  - Gudang Berita Viral Pemprov Jabar Kirim Lima Ulama Dakwah ke Inggris
Senin, 26 Agu 2019, 03:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print