Kamis, 17 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 27 Sep 2019, 14:00:07 WIB, 5 View Tim Redaksi, Kategori : News
Amnesty International Minta Penembak Randi Diadili di Peradilan Umum - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menyesalkan tindakan represif aparat keamanan dalam mengamankan unjuk rasa di depan DPRD Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9). Sedikitnya, dua orang telah menjadi korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

“Kematian seorang mahasiswa hari ini menunjukkan bahwa taktik polisi tidak menjamin keamanan demonstran,” kata Usman dalam keterangannya, Jumat (27/9).



Usman mendesak, pemerintah dapat mengusut tuntas pelaku penembakan Randi dan yang menyebabkan Yusuf Kardawi meninggal dunia. Usman menginginkan oknum aparat tersebut diadili di peradilan umum.

“Pihak berwenang harus segera menetapkan fakta penembakan yang fatal ini melalui penyelidikan secara cepat, menyeluruh, independen, dan imparsial. Pelaku penembakan harus diadili di peradilan umum,” terang Usman.

Tak hanya pada peristiwa itu, Usman menyebut banyak bukti bahwa aparat kepolisian melakukan tindakan represif. Terlebih kini mahasiswa menjadi korban kekejamannya.

“Sudah banyak bukti bahwa kepolisian memukuli demonstran dan menggunakan kekerasan secara berlebihan sejak protes meledak pada tanggal 23 September,” sesal Usman.

Oleh karena, Usman mengharapkan tindakan represif tidak dilakukan saat mengamankan mahasiswa yang melakukan unjuk rasa. Seharusnya polisi dapat mencegah terjadinya korban.

“Penggunaan kekerasan secara berlebihan oleh kepolisian dalam aksi unjuk rasa hanya akan memperburuk situasi. Prioritas aparat seharusnya mencegah kematian dan memastikan bahwa mereka melindungi hak asai manusia demonstran,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dua orang mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) menjadi korban dalam demonstrasi di DPRD Sultra pada Kamis (26/9). Immawan Randi meninggal saat demonstrasi menolak RKUHP dan revisi UU KPK. Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu tewas ditembak di area dada kanan.

Lelaki berumur 21 tahun itu, mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Ismoyo Korem 143 Haluoleo Kendari. Di bawah tulang selangka bagian kanannya terdapat lubang diduga akibat luka tembak.

Kemudian pada hari ini, Muhammad Yusuf Kardawi dikabarkan meninggal dunia setelah menjalani masa kritis usai melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD Propinsi Sulawesi Tenggara. Yusuf dikabarkan menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 04.00 WITA.

Bagian kepala Yusuf mengalami luka parah sehingga harus menjalani operasi. Namun nahas, Yusuf tak bisa diselamatkan meski sudah mendapat penanganan medis.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Inilah Pemicu Kenaikan Harga Emas Berjangka  - Gudang Berita Viral Inilah Pemicu Kenaikan Harga Emas Berjangka
Kamis, 17 Okt 2019, 07:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Harga Minyak Mentah Bisa Naik 1%  - Gudang Berita Viral Harga Minyak Mentah Bisa Naik 1%
Kamis, 17 Okt 2019, 07:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Bos IWAPI Digadang-gadang Masuk Kabinet Jokowi  - Gudang Berita Viral Bos IWAPI Digadang-gadang Masuk Kabinet Jokowi
Kamis, 17 Okt 2019, 07:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print