Jumat, 18 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 08 Okt 2019, 17:00:07 WIB, 6 View Tim Redaksi, Kategori : News
Alasan Sakit Tanpa Keterangan Dokter, Mekeng Kembali Tak Gubris KPK - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Politikus Partai Golkar, Melchias Marcus Mekeng kembali mangkir dari pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mekeng sedianya akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengurusan terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambagan Batubara (PKP2B) PT AKT di Kementerian ESDM.

“Saksi Melchias Markus Mekeng kembali tidak datang di jadwal pemeriksaan hari ini Selasa (8/10),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam pesan singkatnya, Selasa (8/10).



Mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) ini menyebut, alasan Mekeng kembali mangkir dari panggilan KPK karena kondisinya kurang sehat. Mekeng melalui tim kuasa hukumnya telah melayangkan surat ketidak hadiran kepada KPK.

“Tadi kami menerima surat dari pihak kuasa hukum dengan lampiran Surat Kuasa tertanggal 7 Oktober 2019. Alasan tidak hadir karena kondisi kurang sehat,” ucap Febri.

Kendati demikian, lanjut Febri, surat yang dikirimkan Mekeng pada hari ini tidak melampirkan keterangan dokter. KPK akan membahas tindak lanjut setelah saksi tidak hadir dalam beberapa kali agenda pemeriksaan di KPK.

Mekeng pernah dipanggil KPK sebanyak tiga kali pada Rabu (11/9), Senin (16/9), dan Kamis (19/9), namun ia tak hadir karena sedang ada tugas lain. KPK juga sudah melakukan upaya pencegahan ke luar negeri terhadap Mekeng selama enam bulan ke depan terhitung sejak September 2019.

Namun ketika gudangberitaviral.com coba menghubungi Melchias Mekeng, dia tidak menggubris pesan maupun sambungan telepon terhadapnya.

Kasus suap pengurusan terminasi ini merupakan pengembangan dari kasus suap PLTU Riau-1 yang menjerat beberapa pihak. Samin Tan sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka pada medio Februari 2019.

Samin Tan diduga menyuap Eni. Tujuan pemberian suap itu agar Eni membantu proses pengurusan terminasi kontrak PKP2B PT AKT di Kementerian ESDM. PT AKT telah diakuisisi PT BORN.

Eni menyanggupi permintaan Samin Tan. Eni yang saat itu menjadi anggota Panja Minerba di Komisi VII DPR menggunakan forum rapat dengar pendapat untuk memengaruhi pihak Kementerian ESDM.

Dalam proses penyelesaian, Eni diduga meminta sejumlah uang kepada Samin Tan untuk keperluan pilkada suaminya, Muhammad Al Khadziq, di Kabupaten Temanggung. Pemberian itu terjadi dalam dua tahap melalui staf Samin Tan, dan tenaga ahli Eni Maulani Saragih.

Pemberian pertama sebesar Rp4 miliar dilakukan pada 1 Juni 2018, dan pemberian kedua terjadi pada 22 Juni 2018 sebanyak Rp1 miliar. Total suap yang diterima Eni dari Samin Tan sebanyak Rp5 miliar.

Samin Tan disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



PDIP Bantah Erick Thohir Duduki Posisi Menteri BUMN - Gudang Berita Viral PDIP Bantah Erick Thohir Duduki Posisi Menteri BUMN
Jumat, 18 Okt 2019, 19:00:08 WIB, Dibaca : 3 Kali
Unair Siapkan Fakultas Teknologi Lanjutan - Gudang Berita Viral Unair Siapkan Fakultas Teknologi Lanjutan
Jumat, 18 Okt 2019, 19:00:08 WIB, Dibaca : 2 Kali
Setelah Juara, Malah Langsung Takluk Pada Babak Pertama - Gudang Berita Viral Setelah Juara, Malah Langsung Takluk Pada Babak Pertama
Jumat, 18 Okt 2019, 19:00:08 WIB, Dibaca : 5 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print