Minggu, 15 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 03 Sep 2019, 23:00:07 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Agar Kecelakaan di Cipularang Tak Terulang, Ini Saran Pakar ITB - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Kelaikan dump truk menjadi faktor utama kecelakaan di jalur tol Cipularang. Mengingat, kendaraan berat itu melaju di dalam tol dengan membawa muatan pasir penuh. Itu diungkapakan oleh Pakar transportasi Institut Teknologi (ITB) Bandung Sony Sulaksono.

“Menurut saya tidak ada uji kelaikan sebelum jalan. Sehingga mengakibatkan rem blong,” kata Sony kepada Jawa Pos, Selasa, (3/9).



Kejadian tersebut, lanjut dia, tentunya harus menjadi perhatian Kementerian perhubungan. Karena ini adalah bukti kurangnya pengawasan yang berakibat fatal dan menelan banyak korban jiwa.

Sony juga menuturkan, kesadaran pengemudi untuk selalu mengecek kendaraan sangat penting. Baik sebelum maupun setelah menjalani ekspedisi. Juga, harus rutin ke bengkel secara berkala untuk melakukan servis. Selain itu, juga kondisi fisik pengemudi juga harus prima.

”Minta ke perusahaan untuk tes kesehatan. Apalagi, ekspedisi yang harus melewati jalan tol Purbaleunyi,” ujarnya.

Kondisi jalan tol Cipularang berada di daerah pegunungan. Jalur menurun dari arah Bandung menuju Jakarta dan menanjak dari Jakarta menuju Bandung. Plus, rutenya yang berkelok-kelok. Jalur seperti itu tentu saja menuntut pengemudi harus berkonsentrasi tinggi.

Pihak Jasa Marga, sebenarnya sudah memberikan peringatan di beberapa spot tol Purbaleunyi. Seperti rambu peringatan batas kecepatan hingga imbauan untuk mengecek rem sebelum melewati turunan. Termasuk km 90 yang terkenal rawan.

Meskipun jika diperhatikan, kata Sony, sebenarnya sudah terpasang rambu imbuan agar truk mengecek kondisi rem pada km 30. Sebab, kendaraan akan melalui turunan yang cukup panjang dan berkelok menuju Purwakarta. Sopir yang memperhatikan, pasti akan melakukan pengecekan. Jika kondisi truk tidak baik, bisa keluar lewat gerbang Cikamuning harus keluar dan tidak boleh lewat jalan tol. Lewat jalan biasa menuju purwakarta.

”Nah, masalahnya itu jarang dilakukan supir-supir tersebut. Seharusnya kalau mereka memperhatikan imbauan itu untuk mengecek rem, jadi bisa diantisipasi sejak awal,” urainya.

Lebih lanjut, Sony juga mengimbau kepada pengemudi secara umum. Baik, bus, truk, dan mobil agar selalu menjaga jarak. Setidaknya, 50 hingga 100 meter dengan perkiraan laju kendaraan 60 hingga 100 km per jam.

Diketahui, penyebab kecelakaan beruntun yang terjadi  Km 91 Jalan Tol Purbaleunyi arah Jakarta, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9) sekitar pukul 13.00 WIB mulai terkuak.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengutarakan, kronologi kejadian yang menyebabkan puluhan kendaraan kecelakaan dan beberapa orang meninggal dunia. Ia menyebut penyebab kecelakaan maut itu karena dump truck yang terbalik di tol. “Kemudian mobil yang berada di belakang mobil dump truck melakukan rem mendadak secara mengejutkan, untuk menghindar menabrak mobil dump truck,” ujar Irjen Rudi, saat di lokasi kejadian, Senin (2/9).

Namun, akibat rem mendadak tersebut semua kendaraan yang ada di belakang banyak yang berusaha menghindar. Tapi tak mampu menghentikan laju kendaraan, sehingga saling tabrak belakang yang melibatkan puluhan kendaraan.

“Jumlah total kendaraan yang terlibat 21 kendaraan, untuk data sementara ada 6 korban meninggal dunia karena luka bakar dan 1 orang meninggal dunia karena laka ini. 8 orang dilarikan ke Rumah Sakit Siloam,” tambah Kapolda Jabar ke sejumlah awak media.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi  Km 91 Jalan Tol Purbaleunyi arah Jakarta, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9) sekitar pukul 13.00 WIB. Alhasil, kemacetan pun terjadi akibat insiden tersebut. Sehingga, petugas memberlakukan contraflow untuk mengurai kemacetan.

Dwimawan Heru, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengatakan pihaknya masih menangani proses evakuasi korban dan kendaraan serta melakukan rekayasa lalu lintas di lokasi kejadian. Selain itu, petugas Layanan Jalan Tol Jasa Marga dan Polisi Jalan Raya (PJR) melakukan pengaturan lalulintas di sekitar tempat kejadian.

“Ada dua pengaturan lalu lintas yang dilakukan oleh Jasa Marga Cabang Purbaleunyi, yaitu contraflow dan pengalihan arus lalu lintas,” kata Dwimawan seperti keterangan tertulis yang diterima gudangberitaviral.com, Senin (2/9).

Dia menambahkan untuk pengguna jalan yang saat ini berada di sekitar lokasi kejadian, rekayasa lalu lintas contraflow telah diberlakukan di titik awal Km 93 s.d Km 90. Sedangkan untuk pengguna jalan yang saat ini dari arah Bandung menuju arah Jakarta dapat keluar melalui GT Cikamuning Km 116 dan masuk kembali ke Jalan Tol Purbaleunyi melalui GT Jatiluhur Km 84.

“Saat ini Jasa Marga Cabang Purbaleunyi bekerjasama dengan pihak Kepolisian/PJR serta Rumah Sakit terdekat telah mengerahkan kendaraan ambulans, kendaraan pemadam kebakaran dan kendaraan rescue di lokasi untuk menangani evakuasi korban dan kendaraan,” tuturnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Lakukan 5 Cara Mencegah dan Mengobati Gejala Mata Kering - Gudang Berita Viral Lakukan 5 Cara Mencegah dan Mengobati Gejala Mata Kering
Minggu, 15 Sep 2019, 13:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Berpose di Majalah Dewasa, Kylie Jenner Pakai Koleksi Rinaldy Yunardi - Gudang Berita Viral Berpose di Majalah Dewasa, Kylie Jenner Pakai Koleksi Rinaldy Yunardi
Minggu, 15 Sep 2019, 13:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Kecelakaan Tunggal di Jagorawi, 3 Orang Meninggal Dunia - Gudang Berita Viral Kecelakaan Tunggal di Jagorawi, 3 Orang Meninggal Dunia
Minggu, 15 Sep 2019, 13:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print