Jumat, 20 September 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 09 Sep 2019, 17:00:06 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Adi Sutarwijono Jadi Ketua DPRD Surabaya, Ambil Rekom saat Subuh - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Tepat dua pekan setelah dilantik pada 24 Agustus, Adi Sutarwijono diperintahkan untuk datang ke Jakarta oleh DPP PDIP. Akhir pekan lalu, pagi sekali dia berangkat ke Bandara Juanda mengambil penerbangan pertama.

Itulah hari yang menggembirakan bagi Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono. ”Subuh-subuh berangkat ke bandara,” kata Awi kemarin.



Dia berangkat ke Jakarta untuk mengambil rekomendasi DPP PDI Perjuangan yang berisi penunjukan dirinya sebagai ketua DPRD Surabaya.

Surat itu diteken Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri dan Sekjen Hasto Kristiyanto.

Awi berada di Jakarta sejak pukul 07.30. Fungsionaris DPP menemui Awi pukul 10.00. Dengan setengah tak percaya, dia memegang surat rekomendasi berhologram tersebut.

Karir mantan jurnalis Majalah Tempo tersebut memang melejit dalam tujuh tahun terakhir. Adi menjadi anggota dewan sejak 2012. Saat itu, dia harus menggantikan Rizkie Darma Putra yang berpulang karena sakit.

Pada periode 2014–2019, Awi menjadi wakil ketua Komisi A DPRD Surabaya. Di internal partainya, Awi juga memegang posisi strategis sebagai ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Surabaya. DPP PDIP lantas memberikan kepercayaan baru kepada Awi pada 8 Juli lalu. Dia ditetapkan sebagai ketua DPC PDIP Surabaya menggantikan Whisnu Sakti Buana.

Penunjukan alumnus FISIP Unair itu menimbulkan polemik di internal partai. Namun, suara pengurus pusat tak selalu sejalan dengan usulan di daerah. Awi tetap dilantik sebagai ketua DPC.

Belum genap dua bulan memimpin PDIP Surabaya, Awi mendapat tugas sebagai ketua DPRD Surabaya. Meski demikian, dia harus melewati serangkaian proses. Di antaranya, adanya pengusulan mulai tingkat DPC dan DPD hingga dikirim ke DPP. Belum lagi harus melewati uji kelayakan dan kepatutan pada 22 Agustus lalu.

Saat itu, Awi punya pesaing yang tak bisa diremehkan. Sekretaris DPC PDIP Baktiono memiliki segudang pengalaman di DPRD Surabaya. Dia menjadi satu-satunya anggota DPRD Surabaya yang mampu menjadi anggota dewan lima periode berturut-turut. Loyalitasnya ke partai tak perlu dipertanyakan. Namun, tidak ada senioritas di PDIP. Awi tetap terpilih sebagai ketua DPRD Surabaya.

Saat ditanya apa yang menjadi prioritas DPRD nanti? Awi dengan sigap menjawab urusan ketenagakerjaan. Selama menjadi anggota dewan, dia tak bisa menjawab pertanyaan warga tentang lapangan pekerjaan. ”Kalau urusan kesehatan atau pendidikan, kami bisa jawab. Kalau urusan ketenagakerjaan, kami selalu bingung menjawabnya,” ujar bapak dua anak tersebut.

Menurut dia, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Surabaya sudah memiliki modal hubungan dengan banyak perusahaan di Surabaya. Data lowongan pekerjaan selalu dilaporkan ke dinas. Perlu penguatan agar warga bisa mendapatkan informasi mengenai lowongan itu tanpa perlu hadir ke dinas. Cukup memanfaatkan teknologi.

Untuk mewujudkan persoalan ketenagakerjaan itu, Awi akan meminta pembentukan perda perlindungan tenaga kerja lokal. Judul usulan perda tersebut sudah masuk ke Program Pembentukan Perda (Properda) 2019. Namun, oleh Badan Pembentukan Perda (BPP) draf raperda belum diselesaikan. ”Saya membayangkan ada aturan yang mewajibkan perusahaan merekrut 30–40 persen karyawannya dari warga ber-KTP Surabaya. Terutama yang rumahnya dekat dengan perusahaan itu,” katanya.

Selebihnya, Awi punya tugas untuk memperkuat semua program yang sudah dikerjakan Wali Kota Tri Rismaharini selama dua periode ini.

Peneliti Surabaya Survei Center Surokim Abdussalam menilai, Awi memang punya peluang paling besar untuk terpilih karena faktor pengurus partai. ”Ini juga bisa mempermudah konsolidasi partai itu di Surabaya,” kata Surokim.

Setelah penunjukan Awi, lengkaplah unsur pimpinan DPRD Surabaya. Di posisi wakil ketua ada Laila Mufidah dari PKB, A. Hermas Thony dari Partai Gerindra, dan Reni Astuti dari PKS.

Lebih lanjut, Awi mengungkapkan bahwa dirinya segera mengirimkan surat dari DPP itu ke sekretariat dewan. Sebab, pengesahan pimpinan DPRD definitif harus melewati gubernur terlebih dahulu. Biasanya, proses itu membutuhkan satu hingga dua hari. Artinya, pekan ini pimpinan DPRD Surabaya secara definitif bisa terbentuk. ”Senin (hari ini, Red) saya kirimkan ke sekretariat DPRD,’’ kata Awi.

Disindir Kurang Keras Ketok Palu

Sebagai ketua sementara DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono sudah sekali memimpin rapat paripurna. Yakni, bersama Laila Mufidah, wakil ketua yang juga sementara. Mereka memimpin rapat pembentukan susunan pimpinan dan anggota fraksi. Total ada delapan fraksi di DPRD Surabaya. Itulah kali pertama Awi memimpin rapat paripurna.

Tampaknya, dia masih kikuk menjalankan tugas baru tersebut. Benar adanya, dia semestinya hanya memukulkan palu sidang sekali. Namun, dia malah melakukannya tiga kali. ’’Pas tak delok ternyata pisan ae ketok palu,’’ ucap Awi, lantas tersenyum lebar.

Dia memang sudah satu setengah periode menjadi anggota dewan. Sebelumnya, dia duduk di kursi wakil ketua Komisi A DPRD Surabaya. Juga, pernah menjadi wakil ketua bidang pemenangan pemilu DPC PDIP.

Setelah sidang, dia pun mendapatkan komentar dari sejumlah anggota dewan terkait penampilan pertamanya itu. ’’Ada yang WA ngetok palunya kurang keras,’’ ungkapnya.

Dengan gayanya yang relatif santai, Awi mengakui bahwa dirinya lebih suka bergaya nonformal. Ke mana-mana dia juga tidak suka naik mobil dinas. Dia lebih suka naik taksi online dan mobil rental.

Pimpinan DPRD Surabaya Lengkap:

Ketua DPRD Surabaya: Adi Sutarwijono (PDIP)

Wakil Ketua DPRD:

  1. Laila Mufidah (PKB)
  2. A.H. Thony (Gerindra)
  3. Reni Astuti (PKS)

Langkah Pimpinan Dewan:

  1. Pimpinan dewan definitif harus disahkan dalam paripurna yang rencananya dilaksanakan pekan ini.
  2. Tugas pertama para pimpinan dewan adalah membentuk alat kelengkapan dewan (AKD) berupa komisi dan badan.
  3. Merevisi peraturan DPRD Surabaya tentang tata tertib.
  4. Membahas APBD 2020 dengan pemkot.
  5. Memfasilitasi pembentukan pansus raperda.



Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Data AS Gagal Hijaukan Indeks Dow Jones  - Gudang Berita Viral Data AS Gagal Hijaukan Indeks Dow Jones
Jumat, 20 Sep 2019, 06:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Pemprov Jabar Jamin Wisata Air tak Tabrak Aturan  - Gudang Berita Viral Pemprov Jabar Jamin Wisata Air tak Tabrak Aturan
Jumat, 20 Sep 2019, 06:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Indonesia Diminta Tak Jemawa Hadapi Brunei  - Gudang Berita Viral Indonesia Diminta Tak Jemawa Hadapi Brunei
Jumat, 20 Sep 2019, 06:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print