Senin, 26 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Rabu, 07 Agu 2019, 21:00:07 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
Ada Gejolak setelah Pilkades, Kapolres Gresik Minta Polsek Waspada - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 264 desa memang sudah selesai. Pesta demokrasi di tingkat desa itu relatif berjalan kondusif. Panitia pun sudah menyampaikan hasil laporan kepada pemkab. Namun, belakangan masih ada sejumlah riak. Indikasinya, ada protes kecurangan.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S. Bintoro menyatakan, pihaknya tidak memungkiri suasana masih ada protes di beberapa desa. Ada reaksi ketidakpuasan. Namun, dia berharap protes tersebut sebaiknya dilayangkan sesuai prosedur. ”Yang penting, jangan anarkistis. Kalau protes, silakan lapor kepada bupati saja,” ujar lulusan Akpol 1998 itu kemarin.



Menurut Wahyu, pihaknya tetap akan menyiagakan jajaran intel untuk melakukan pendekatan kepada warga. Dia menyebutkan, ketidakpuasan pendukung wajar terjadi. Namun, apabila betul ditemukan adanya kecurangan, pihaknya meminta agar tidak anarkistis. Karena itu, pihaknya akan tetap menyiagakan petugas dari satuan intel.

Selain menyiagakan jajaran intel, lanjut Wahyu, pihaknya menugaskan jajaran polsek untuk terus waspada. Mereka harus mampu mencairkan suasana setelah pilkades. ”Baru selesai kemarin, tentu suasana belum normal. Nah, polsek sebagai jajaran paling dekat kami minta selalu mengondusifkan suasana. Jangan sampai anarkistis,” katanya.

Salah satu desa yang masih terdapat riak protes setelah pelaksanaan pilkades pada 31 Juli lalu adalah Desa Sumput, Driyorejo. Senin malam (5/8) warga mendatangi balai desa. Mereka menuntut pilkades agar diulang. Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos, warga gerah lantaran mencium adanya kejanggalan. Misalnya, banyak warga yang tidak masuk daftar pemilih tetap (DPT).

Menurut Ach. Syakur, salah seorang warga, banyak warga yang sudah mengumpulkan undangan untuk mencoblos, tetapi sampai batas waktu tidak kunjung dipanggil. Di lain pihak, ada bukti kalau panitia membagikan undangan dadakan. Yakni, undangan dibagikan di depan lokasi pencoblosan saat pelaksanaan. ”Ini ada videonya bisa untuk bukti,” ujarnya.

Pj Kades Sumput Sunoko ketika dikonfirmasi Jawa Pos membenarkan adanya aksi protes warga ke balai desa. Sejumlah warga menuntut pemilihan ulang. Pihaknya belum mengetahui bagaimana proses selanjutnya. ”Itu menjadi kewenangan panitia,” ujarnya.

Pilkades di Sumput, ada empat calon. Dari hasil penghitungan suara, akhirnya dimenangkan Sutaji yang mengumpulkan 1.897 suara. Dia unggul cukup tipis dengan calon bernama Achmad Yunus yang mendapatkan 1.832 suara. Artinya, hanya selisih 65 suara. Dua calon lainnya, yakni Tiyar dan Abdul Karim, masing-masing mendapatkan 509 suara dan 954 suara. (son/c12/hud)




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 AC Milan Takluk 0-1 dari Udinese  - Gudang Berita Viral AC Milan Takluk 0-1 dari Udinese
Senin, 26 Agu 2019, 02:00:03 WIB, Dibaca : 0 Kali
 ICW Sebut 20 Capim KPK yang Lolos Biasa Saja  - Gudang Berita Viral ICW Sebut 20 Capim KPK yang Lolos Biasa Saja
Senin, 26 Agu 2019, 02:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Raih Gelar Juara Dunia, Ini Kata Hendra/Ahsan  - Gudang Berita Viral Raih Gelar Juara Dunia, Ini Kata Hendra/Ahsan
Senin, 26 Agu 2019, 02:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print