Selasa, 15 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Jumat, 27 Sep 2019, 20:00:07 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : News
Abra Talattov: KPK Seharusnya Memantau Rapat Anggaran di Senayan - Gudang Berita Viral

SALAH satu fungsi DPR adalah penyusunan anggaran alias budgeting. Banyak hal yang perlu disorot agar para wakil rakyat mampu amanah dan optimal menjalankan salah satu fungsi tersebut. Berikut wawancara wartawan Jawa Pos Dinda Juwita dengan peneliti di Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Abra P.G. Talattov kemarin (26/9).



Apa saja yang harus diperhatikan DPR dalam melakukan budgeting?

Fungsi budgeting ini ada di beberapa tahapan. Di antaranya, melalui komisi dan badan anggaran (banggar) serta rapat paripurna. Yang harus diperbaiki adalah DPR memiliki pemberi masukan dari pihak profesional/independen. Hal itu bertujuan membantu DPR me-review dokumen RAPBN dari pemerintah. Yang saat ini ada baru tenaga ahli (TA) saja. Bahkan, di banggar ada TA juga. Tapi, namanya juga TA, dia masih berada di bawah fraksi atau di bawah anggota.

Apa yang menonjol dari kondisi budgeting saat ini?

Kalau saya lihat, saat ini waktu budgeting itu terlalu terburu-buru. Pembahasan APBN sebetulnya dimulai sebelum 16 Agustus, setelah pidato presiden 16 Agustus itu hingga Oktober–November APBN disahkan. Lalu, Desember harus sudah diketok. Dalam pembahasan per isunya, itu waktunya kadang hanya satu atau dua jam. Apalagi, pembahasannya terlalu makro. Mestinya DPR harus memahami detail dari setiap isu yang diikuti. Dengan begitu, bisa didapat masukan yang baik. Sebab, yang dibahas itu ’’gemuk’’ sekali. Mulai asumsi makro, penerimaan, belanja, hingga lebih dalam lagi. Ke depan DPR, baik di komisi maupun fraksi, harus bisa dibantu dibuatkan timeline atau waktu yang ideal agar lebih bisa fokus dalam mempelajari seluruhnya.

Alokasi budgeting yang paling mendesak untuk pos apa saja?

DPR kan intinya bagaimana mereka bisa menyampaikan aspirasi rakyat atau daerah. Beberapa hal yang prioritas adalah transfer dana perimbangan, belanja modal, dan belanja subsidi. Itu harus dikawal dan dipastikan bahwa pelaksanaan kebutuhan terhadap dana perimbagan bisa tepat sasaran untuk pembangunan di daerah. Dana perimbangan tersebut, termasuk dana alokasi khusus untuk infrastruktur, selama ini kita juga dengar ada ’’main’’ dari DPR dengan kepala daerah. DAK fisik infrastruktur harus bisa bebas dari politik DPR.

Untuk belanja modal, itu harus menjadi stimulus aktivitas ekonomi. Sebab, dalam RAPBN 2020 itu, belanja modal menurun. Realisasi hingga semester I tahun ini juga masih rendah.

Antisipasi ke depan untuk budgeting apa saja?

Mengingat banyak kasus penyelewengan budgeting oleh anggota DPR?

Menurut saya, tidak ada salahnya pembahasan itu dipantau KPK. Pembahasan memang ada yang bersifat tertutup dan ada pula yang terbuka. KPK bisa masuk untuk memantau. Sebab, celah korupsi tidak hanya di hilir, tetapi juga di hulunya. Hal itu bertujuan mengantisipasi ruang kesepakatan itu bisa diminimalkan.

Pengawasan KPK itu apakah mungkin dilakukan?

Memang, pada proses perencanaan, tidak mungkin terjadi korupsi. Tapi, pada proses perencanaan itu, bisa mulai diamati. Kalau ada KPK, akan ada efek psikologis bahwa mereka (DPR) itu diawasi. Jadi, kalau dalam perencanaan anggaran itu sudah diawasi, mereka juga akan berpikir dua–tiga kali untuk melakukan korupsi. Titik beratnya ada pada efek psikologis agar mereka diawasi.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



Mau Beli Xiaomi? Ini 5 Rekomendasi HP di Bawah Rp 2,5 Juta - Gudang Berita Viral Mau Beli Xiaomi? Ini 5 Rekomendasi HP di Bawah Rp 2,5 Juta
Selasa, 15 Okt 2019, 16:00:06 WIB, Dibaca : 2 Kali
Ismail Fahmi: Tiap Isu Diterbitkan Jadi Buku - Gudang Berita Viral Ismail Fahmi: Tiap Isu Diterbitkan Jadi Buku
Selasa, 15 Okt 2019, 16:00:06 WIB, Dibaca : 1 Kali
Kamera Pengawas Prioritaskan Kawasan Rawan Surabaya - Gudang Berita Viral Kamera Pengawas Prioritaskan Kawasan Rawan Surabaya
Selasa, 15 Okt 2019, 16:00:06 WIB, Dibaca : 1 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print