Selasa, 20 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Senin, 05 Agu 2019, 17:00:07 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
7 Fakta Seputar ASI, Ampuh Tangkal Kanker dan Cegah Anak Berbohong - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Tak ada makanan bayi terbaik selain ASI. ASI eksklusif wajib diberikan hingga bayi berusia 6 bulan lalu dilanjutkan dengan pemberian Makanan Pendukung ASI (MPASI) hingga 2 tahun.

Tahun ini Pekan Menyusui Sedunia bertema Empower Parents Enable Breastfeeding. Sasarannya untuk memberdayakan orang tua untuk mampu menyusui. Kampanye itupula yang dilakukan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) guna terus mendukung gerakan Pekan Menyusui Sedunia pada 1-7 Agustus.



Harapannya ketika ibu diberikan dukungan yang tepat, maka menjadi berdaya. Pemberdayaan adalah sebuah proses yang membutuhkan informasi berdasar dan menciptakan lingkungan yang memungkinkan ibu menyusui secara optimal.

Lingkungan menyusui yang tepat adalah ketika ayah, keluarga, pemerintah, tenaga kesehatan, tempat kerja, dan seluruh elemen masyarakat memberikan dukungannya. Sehingga membuat proses menyusui menjadi meningkat dan berhasil.

“Kita semua diharapkan memberikan dukungan karena menyusui merupakan team effort,” ujar Ketua Umum AIM Nia Umar, dalam konferensi pers di Bulungan, Jakarta, Minggu (4/8).

Senada dengan Nia, Dokter Spesialis Anak dr. Utami Roesli, SpA, IBCLC, FABM menegaskan, banyak manfaat ASI bagi kehidupan buah hati. Setidaknya ada 7 manfaat bagi anak. Tak hanya perkembangan fisik, tapi juga mental.

Ilustrasi. Menyusui bukan hanya baik untuk perkembangan fisik anak, tapi juga emosinya. (Happy Family)

1. Formula Zat ASI Beda Setiap Hari

Fakta pertama dari ASI adalah kandungan ASI jelas jauh berbeda dengan susu formula. ASI memberikan kandungan formula yang berbeda setiap saat kepada sang anak. ASI mengandung zat hidup, sedangkan susu formula zat mati yang mengandung formula yang sama setiap kali diberikan kepada anak.

“ASI bukan hanya nutrisi yang terbaik. Karena ASI zat hidup, enggak ada satu haripun ASI yang sama komposisinya. Itu selalu berbeda. Sedangkan susu formula zat mati. ASI itu beda-beda tiap hari, besok sama lusa beda. Karena ASI memang diperuntukkan untuk bayi tumbuh kembang,” tegas dr. Utami.

2. ASI Sesuaikan Enzim di Lambung Bayi

Ukuran lambung bayi masih kecil dan perlu kalori tinggi. Bayi perlu zat makanan dengan kalori tinggi dalam jumlah yang kecil. Nutrisi ASI yang hebat mampu menyesuaikan dengan enzim pada lambung bayi.

“Enzim penyerapan bayi baru matang terbentuk saat bayi berusia 6 bulan. Kalau dikasih makanan lain susah, makanya belum bisa dikasih makanan lain sampai usia 6 bulan,” jelasnya.

3. ASI Membuat Anak Tumbuh Cerdas

Rantai gizi dan lemak ASI berupa DHA akan membuat anak lebih cerdas. DHA pada susu formula meta analisanya tak bisa menunjukkan capaian kepandaian yang signifikan.

“Mungkin kalau susu formula penyerapannya tak banyak. Dan semua anti bodi ada di sana (ASI),” ungkapnya.

4. Anti Kanker

Tahun 2009, menurut dr. Utami, seorang Profesor dari Swedia melakukan penelitian anti kanker di dalam ASI. Yakni berupa kandungan anti tumor maka bayi yang disusui hingga 2 tahun akan terhindar dari 2 kanker darah yakni kanker saraf dan kanker getah bening.

“Ibu-ibu juga akan dilindungi dari kanker rahim dan payudara. Angkanya bisa turun 6 persen, jika seorang ibu bisa 1 tahun menyusui. Dan jika bisa memberi ASI eksklusif selama 6 bulan, sudah bisa menurunkan 20 persen risiko kanker darah,” katanya.

5. Imunitas

Bayi yang diberi ASI tak akan rentan sakit. ASI bisa membuat anak tumbuh kembang lebih baik dsri sakit batuk, pilek dan diare.

“Makanya saking mendukungnya ASI, di Swedia ada cuti orang tua, bukan hanya ibu tetapi ayah juga. Di Swedia ada cuti selama 18 bulan untuk ibu, dan 4 bulan pertama cuti dibayar penuh. Menyusui proses bertiga, ayah, ibu dan anak,” ujarnya.

6. Mental Anak Lebih Baik

Tak hanya pandai dan tidak sakit-sakitan, anak yang diberi ASI sesuai 3 penelitian di Inggris, Amerika, dan Australia, anak-anak yang diberi ASI dengan benar maka akan membuat moralnya lebih baik.

“Proses menyusui dimulai secepatnya yakni 5-10 menit setelah melahirkan setelah bayi lahir letakkan di dada ibunya. Minimal 1 jam yang disebut Inisiasi Menyusu Dini (IMD), jika begitu maka saat tumbuh besar di usia 5 tahun anak-anak akan lebih baik, tidak mencuri dan tidak berbohong, depresi, autisme, dan jauh dari sifat agresif seperti remaja sekarang yang suka tawuran. Penelitian ilmiah menunjukkan adanya kaitan ASI dan kesehatan mental remaja.

7. Ibu Lebih Sehat

Ibu yang memberikam ASI akan lebih sehat. Selama 4 tahun penelitian pada tahun 2011, ibu yang memberi ASI akan terhindar dari stres, keropos tulang, obesitas, dan beberapa kanker.

“Risiko ibu terkena stroke dan diabetes juga bisa ditekan jika ibu memberi ASI dengan benar,” tandasnya.

Ilustrasi bantuan ayah dalam tahapan menyusui. (Breastfeeding Support)

Peran Ayah

Dalam merayakan Pekan ASI Sedunia, tak hanya para ibu, namun ayah juga didorong ikut menyukseskan pemberian ASI pada buah hati.  Dia mencontohkan di negara China, ketika program ASI didukung oleh ayah maka keberhasilannya bisa mencapai 40 persen.

Sebaliknya, jika tak didukung ayah, maka keberhasilannya hanya 18 persen. Bahkan pada tahun 1990-an, keberhasilan ASI yang didukung ayah bisa mencapai di atas 80 persen.

“Menyusui adalah hak ibu. Kewajiban ayah justru membuat ibu nyaman supaya ASI lancar,” tegas dr. Utami.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



PDIP Baru Putuskan Ketua DPRD Surabaya pada Akhir Bulan - Gudang Berita Viral PDIP Baru Putuskan Ketua DPRD Surabaya pada Akhir Bulan
Selasa, 20 Agu 2019, 21:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Situasi Papua Mulai Kondusif, Polri Tetap Tambah Personel Pengamanan - Gudang Berita Viral Situasi Papua Mulai Kondusif, Polri Tetap Tambah Personel Pengamanan
Selasa, 20 Agu 2019, 21:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
Begini Kronologi OTT Jaksa Terkait Suap Proyek Dinas PU Jogjakarta - Gudang Berita Viral Begini Kronologi OTT Jaksa Terkait Suap Proyek Dinas PU Jogjakarta
Selasa, 20 Agu 2019, 21:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print