Minggu, 20 Oktober 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Minggu, 29 Sep 2019, 20:00:11 WIB, 5 View Tim Redaksi, Kategori : News
58 Persen Bayi Lahir Prematur di RSUD dr Soetomo - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Kasus bayi lahir prematur di Indonesia masih terbilang tinggi. Berdasar data di RSUD dr Soetomo, tingkat kelahiran prematur setiap tahun mencapai 487 bayi atau 58 persen dari total bayi lahir. Penyebab paling banyak adalah preeklampsia.

Itu merupakan gangguan kehamilan yang ditandai tekanan darah tinggi dan kandungan protein tinggi dalam urine. Jika bayi lahir prematur, cara merawat dan membesarkannya harus tepat Karena itu, 75 orang tua yang memiliki anak lahir prematur dikumpulkan di Gedung Airlangga Medical Education Centre (AMEC) Fakultas Kedokteran (FK) Unair kemarin (28/9). Mereka mendapatkan edukasi tentang cara merawat bayi prematur yang benar langsung dari para dokter ahli neonatologi di Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUD dr Soetomo.



Kepala Divisi Neonatologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUD dr Soetomo dr Risa Etika SpA (K) mengatakan bahwa faktor yang memengaruhi bayi lahir prematur adalah ibu dan janin. Faktor ibu biasanya berupa preeklampsia. Baik berat, sedang, maupun ringan. ’’Biasanya ibu saat masa kehamilan, tensinya tinggi sekali,” katanya.

Gejala preeklampsia biasanya muncul ketika usia kehamilan memasuki minggu ke-20 atau lebih. Namun, sering kali ibu hamil tidak menyadari ketika mengalami preeklampsia. Karena itu, penting sekali bagi ibu hamil melakukan cek kesehatan secara rutin ke dokter. Jika tekanan darah mencapai 140/90 mm Hg atau lebih, sudah seharusnya ibu hamil memeriksakan diri ke dokter. ’’Kondisi preeklampsia yang tidak disadari dan dibiarkan bisa menjadi eklampsia. Hal itu juga dapat mengancam jiwa ibu dan bayi,” ujarnya.

Tidak hanya itu. Bayi juga bisa lahir prematur karena faktor kelainan bawaan. Ada pula yang disebabkan trauma persalinan, seperti naik pesawat saat hamil. ’’Bayi kembar juga berisiko lahir prematur,” katanya.

Risa menjelaskan, bayi dikatakan lahir prematur ketika umur kehamilan kurang dari 37 minggu. Tidak memandang berat lahir bayi. ’’Jadi, lahir dengan berat badan normal atau lebih, tetapi umur kehamilannya kurang dari 37 minggu, tetap dikatakan prematur,” tuturnya.

Menurut Risa, bayi lahir prematur masih terbilang tinggi. Bahkan, di RSUD dr Soetomo terdapat 58 persen bayi lahir prematur. Jumlah tersebut didapat dari total angka kelahiran bayi yang masuk di RSUD dr Soetomo per tahun sekitar 864 bayi. ’’Itu laporan yang masuk. Ada bayi yang lahir di luar RSUD dr Soetomo juga. Atau, kiriman bayi prematur dari rumah sakit lain,” katanya.

Bayi prematur, lanjut dia, sangat rentan mengalami berbagai gangguan fungsi organ tubuh dan penyakit. Dengan demikian, penanganannya harus tepat.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 Sinergi PHM dan Elnusa Garap Cementing Sumur Rawa  - Gudang Berita Viral Sinergi PHM dan Elnusa Garap Cementing Sumur Rawa
Minggu, 20 Okt 2019, 03:00:06 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Trio MSG Barcelona Mulai Unjuk Gigi  - Gudang Berita Viral Trio MSG Barcelona Mulai Unjuk Gigi
Minggu, 20 Okt 2019, 03:00:05 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Ini Dia Banana Phone, Gadget Unit Berbentuk Pisang  - Gudang Berita Viral Ini Dia Banana Phone, Gadget Unit Berbentuk Pisang
Minggu, 20 Okt 2019, 03:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print