Kamis, 21 November 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Sabtu, 02 Nov 2019, 08:00:12 WIB, 4 View Tim Redaksi, Kategori : News
5 Fakta Pembatasan Penggunaan Kantong Plastik Bisa Sehatkan Lingkungan - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Sampah plastik sudah menjadi kekhawatiran masyarakat dunia. Semua menyatakan ‘perang’ terhadap sampah plastik. Sebab hidup tanpa plastik ternyata lebih sehat. Sebuah penelitian terbaru oleh Tetra Pak Indonesia terdapat laporan survei global tahunan dalam Tetra Pak Index 2019 dengan tema ‘The Convergence of Health & Environment’. Dalam survei yang dilakukan di lima negara yaitu Amerika Serikat, Inggris, Arab Saudi, Brazil, dan Indonesia tersebut, lingkungan sehat akan terwujud dengan membatasi penggunaan sampah plastik. Survei itu sendiri mengambil 1.000 responden pada masing-masing negara.

Di Indonesia, mayoritas responden terkonsentrasi pada kawasan padat penduduk, khususnya Jawa. Secara umum, konsumen saat ini telah memahami bahwa kesehatan pribadi dan kelestarian lingkungan saling terhubung satu sama lain.



“Secara lingkungan, permasalahan sampah plastik juga telah menjadi sorotan internasional,” kata Managing Director Ipsos Indonesia Soeprapto Tan, kepada gudangberitaviral.com baru-baru ini.

Sementara itu, Managing Director Tetra Pak Malaysia, Singapore, Philippines, & Indonesia Michael Wu, menjelaskan, secara global laporan memperlihatkan bahwa industri makanan minuman adalah salah satu industri pertama yang melihat adanya kaitan antara kesehatan dengan lingkungan. Sehingga perusahaan diharapkan semakin memperhatikan faktor kesehatan dan lingkungan di masa depan.

Hasilnya, sebanyak 82 persen konsumen Indonesia setuju bahwa akan terjadi kerusakan lingkungan dan dapat ditangani jika kita segera mampu mengubah kebiasaan yang ada saat ini. Sebanyak 86 persen konsumen menganggap pentingnya gaya hidup sehat. Dan, 80 persen konsumen setuju untuk hidup dengan dampak lingkungan yang minimal.

Kemudian, perilaku daur ulang di Indonesia belum banyak diterapkan, hanya 42 persen konsumen Indonesia yang mendaur ulang produk yang telah dipakai. Dan, ada 45 persen konsumen Indonesia berkeinginan untuk mengurangi pembelian dan pemakaian plastik.

Berdasarkan survei, di Indonesia terdapat lima karakteristik makanan minuman yang dapat menjawab kebutuhan kesehatan konsumen dan kesehatan lingkungan, seperti bahan-bahan alami (65 persen), tanpa bahan pengawet (55 persen), organik (54 persen), kemasan yang dapat didaur ulang (44 persen), kemasan yang bisa digunakan/diisi kembali (37 persen).

Pemilihan kemasan sebaiknya memerhatikan pemanfaatan sumber daya alam secara bertanggung jawab dan memastikan daur ulangnya pasca konsumsinya dilakukan secara tepat.

Dalam laman The Healthy disebutkan bahwa ada sejumlah fakta yang mendorong seseorang wajib membatasi penggunaan plastik. Tujuannya agar manusia dan lingkungan menjadi lebih sehat.

Fakta 1
Semua barang-barang di sekitar kita sebagian besar dari plastik. Mulai dari botol air, cangkir kopi, sedotan, kantong belanjaan plastik, pembungkus makanan, wadah, hingga tas. Ini semua adalah contoh produk plastik sekali pakai yang merusak lingkungan dan kesehatan. Cobalah mengurangi jejak plastik sekali pakai dengan membuang sedotan, beralih ke botol air yang dapat digunakan kembali, membawa tas kain ke toko grosir, dan banyak lagi.

Fakta 2
Popularitas plastik mulai meningkat pada 1950-an, dan tak terkendali. Sebanyak 18,2 triliun pon plastik telah diproduksi di seluruh dunia menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances, publikasi dari American Association for the Advancement Ilmu Pengetahuan.

Fakta 3
Sampah plastik banyak terbuang ke laut. Habitat laut terkena pencemaran limbah plastik. Kepala Dokter Hewan Klinis Mystic Aquarium Jennifer Flower menjelaskan rata-rata orang Amerika membuang 185 pon sampah per tahun dan secara global memproduksi lebih dari 320 juta ton plastik per tahun. Konsumsi plastik secara langsung mempengaruhi kehidupan laut.

Fakta 4
Banyak kantong plastik hanya untuk produk sekali pakai. Padahal rata-rata penggunaannya hanya 15 menit sekali pakai.

Fakta 5
Semakin banyak perusahaan bertekad mengurangi limbah plastik sekali pakai dengan menawarkan bahan-bahan ramah lingkungan yang dapat terbiodegradasi. Hal itu dengan penggunaan kotak kardus yang dapat didaur ulang, dapat dipangkas, dan dapat dibuat kompos. Semuanya demi lingkungan yang lebih sehat.




Sumber: jawapos.com

Tag: viral, berita viral, hot news, news, gudang berita viral, jawapos, tribunnews, kompas, 5 Fakta Pembatasan Penggunaan Kantong Plastik Bisa Sehatkan Lingkungan

Tag: News



Media Korsel Sebut AS Bakal Tarik Pasukannya dari Semenanjung Korea - Gudang Berita Viral Media Korsel Sebut AS Bakal Tarik Pasukannya dari Semenanjung Korea
Kamis, 21 Nov 2019, 23:00:08 WIB, Dibaca : 1 Kali
Kim Jong Un Tolak Undangan Korsel Hadiri KTT ASEAN - Gudang Berita Viral Kim Jong Un Tolak Undangan Korsel Hadiri KTT ASEAN
Kamis, 21 Nov 2019, 23:00:08 WIB, Dibaca : 1 Kali
Taufik Optimis Kemendagri Terima Penyerahan APBD Pertengahan Desember - Gudang Berita Viral Taufik Optimis Kemendagri Terima Penyerahan APBD Pertengahan Desember
Kamis, 21 Nov 2019, 23:00:08 WIB, Dibaca : 1 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print