Minggu, 25 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Sabtu, 10 Agu 2019, 17:00:08 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
29 Puskesmas Belum Berizin, Terancam Diputus Kontrak BPJS Kesehatan - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Layanan puskesmas di Gresik bakal terancam. Sebagai syarat pembayaran kapitasi pelayanan, belakangan BPJS Kesehatan meminta seluruh puskesmas melampirkan izin operasional. Padahal, di Kabupaten Gresik, di antara 32 puskesmas, hanya tiga yang sudah berizin.

Jika belum berizin, puskesmas bersangkutan akan diputus kontrak oleh BPJS Kesehatan. Dampaknya, peserta BPJS Kesehatan tidak bisa lagi mendapatkan layanan di puskesmas yang belum memiliki izin tersebut.



Kepala BPJS Kesehatan Gresik dr Tanya Rahayu mengatakan, surat izin operasional (Siop) memang menjadi legal aspek fasilitas kesehatan (faskes) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Nah, pihaknya meminta mulai Agustus ini seluruh puskesmas melampirkan Siop.

Mantan kepala BPJS Jember itu melanjutkan, apabila puskesmas tidak melampirkan Siop, tentu ada konsekuensi. ’’Kami kembalikan sesuai regulasi yang ada. Yakni, permenkes,” ujarnya.

Sesuai Permenkes 71/2013 tentang Pelayanan Jaminan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Siop menjadi salah satu syarat kerja sama tersebut. Dana kapitasi akan dibayarkan BPJS Kesehatan ke puskesmas sesuai jumlah kunjungan. Karena itu, setiap puskesmas mendapatkan kapitasi berbeda. Per bulan, lanjut Tanya, kalau dirata-rata, BPJS Kesehatan membayar dana kapitasi Rp 118 juta.

Di Kabupaten Gresik, ada 32 puskesmas yang tersebar di 18 kecamatan. Di antara jumlah itu, hanya tiga puskesmas yang sudah memiliki Siop. Yakni, Puskesmas Bungah, Panceng, dan Sidayu.

Informasi dari kepala puskesmas, selama ini tidak mudah mengurus Siop. Butuh waktu bertahun-tahun. Karena itu, tampaknya dibutuhkan kebijakan langsung dari bupati untuk menangani Siop tersebut. Sebab, apabila tidak ada Siop, puskesmas terancam putus kontrak dengan BPJS Kesehatan sesuai Permenkes 71/2013.

’’Sekarang kan rujukan awal pasien diarahkan ke puskesmas. Sedangkan puskesmas terancam putus kerja sama. Nah, ini persoalannya,” ujar kepala puskesmas yang tidak mau disebutkan namanya.

Berdasar data BPJS Kesehatan, peserta BPJS di Kabupaten Gresik sudah mencapai 1.026.217 jiwa atau 79,5 persen. Selain berdampak pada pasien, putus kontrak itu berpengaruh terhadap para tenaga medis. Sebab, setiap layanan satu pasien, mereka juga mendapatkan jasa pelayanan. 




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 China Mau Bantu BPJS, Rizal Ingatkan Hati-hati  - Gudang Berita Viral China Mau Bantu BPJS, Rizal Ingatkan Hati-hati
Minggu, 25 Agu 2019, 05:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Penalti MU Gagal Lagi, Solskjaer Tak Cemas  - Gudang Berita Viral Penalti MU Gagal Lagi, Solskjaer Tak Cemas
Minggu, 25 Agu 2019, 05:00:03 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Ngampooz, Solusi Aplikasi untuk Para Akademisi  - Gudang Berita Viral Ngampooz, Solusi Aplikasi untuk Para Akademisi
Minggu, 25 Agu 2019, 05:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print