Minggu, 25 Agustus 2019, WIB gudangberitaviral.com - Gudang Berita Viral
Breaking News

Selasa, 06 Agu 2019, 16:00:08 WIB, 1 View Tim Redaksi, Kategori : News
215 Perempuan Jadi Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang - Gudang Berita Viral

gudangberitaviral.com – Dalam empat tahun terakhir, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menangani 85 kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan perbudakan modern. Korban terbanyak adalah perempuan, mencapai 215 orang.

Secara keseluruhan, jumlah korban TPPO yang ditangani LPSK dalam kurun waktu itu mencapai 318 orang. “Kantong korban TPPO ada di Jawa Barat, NTB (Nusa Tenggara Barat), Jawa Tengah, NTT (Nusa Tenggara Timur), dan Banten,” ungkap Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu kemarin (5/8).



LPSK memetakan tujuan TPPO menjadi dua, dalam negeri dan luar negeri. Di dalam negeri, Jawa Timur (Jatim) menjadi salah satu tujuan TPPO. Jatim umumnya dipakai untuk pekerja industri.

Provinsi lainnya yang juga jadi tujuan adalah Jakarta, Bali, Maluku, dan Sumatera Utara. Sementara negara tujuan TPPO adalah Malaysia, Arab Saudi, Korea Selatan, dan Turki.

Korban TPPO pada umumnya bekerja di sektor domestik, misalnya pekerja rumah tangga. Selain itu bisnis dan hiburan. “TPPO di Jatim bergerak di sektor industri,” ujar Edwin. Modus lain TPPO adalah pencurian organ. LPSK menangani empat korban.

Wakil Ketua LPSK Antonius P.S. Wibowo menyatakan, ada dua pendekatan yang bisa dilakukan untuk menjerat pelaku. “Dengan Undang-Undang Kesehatan dan Undang-Undang TPPO,” bebernya.

Wakil Ketua LPSK Edwin
Partogi Pasaribu. (Agas Putra Hartanto/Jawa Pos)

Sejauh ini sudah dua kasus yang telah diselesaikan LPSK untuk perdagangan organ. Dari dua kasus itu, satu mendapatkan restitusi. “Perdagangan orang bisa terjadi di mana saja, baik di pedesaan maupun di perkotaan. Apalagi, saat ini negara kita sedang mengalami bonus demografi yang tinggi,” jelas Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dalam TPPO Destri Handayani.

Usia produktif yang tinggi, menurut Destri, meningkatkan jumlah pencari kerja. Lowongan kerja yang memberikan iming-iming gaji besar juga semakin banyak sehingga berpotensi terjadinya TPPO.

Menurut Destri, dari segi tujuan, TPPO mengandung unsur eksploitasi oleh pelaku untuk mendapatkan keuntungan secara ekonomi dari tindakan menjual orang. Dari segi cara, bisa dengan penipuan, ancaman kekerasan, atau kekerasan. Lalu, dalam prosesnya terdapat unsur perekrutan, pemindahan, penampungan, dan penerimaan seseorang. “Modusnya juga terus berkembang,” ucapnya.




Sumber: jawapos.com

Tag: News



 China Mau Bantu BPJS, Rizal Ingatkan Hati-hati  - Gudang Berita Viral China Mau Bantu BPJS, Rizal Ingatkan Hati-hati
Minggu, 25 Agu 2019, 05:00:04 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Penalti MU Gagal Lagi, Solskjaer Tak Cemas  - Gudang Berita Viral Penalti MU Gagal Lagi, Solskjaer Tak Cemas
Minggu, 25 Agu 2019, 05:00:03 WIB, Dibaca : 0 Kali
 Ngampooz, Solusi Aplikasi untuk Para Akademisi  - Gudang Berita Viral Ngampooz, Solusi Aplikasi untuk Para Akademisi
Minggu, 25 Agu 2019, 05:00:02 WIB, Dibaca : 0 Kali






Buffer Digg Facebook LinkedIn Pinterest Reddit StumbleUpon Tumblr Twitter VK Yummly Print